Berita

Produksi Benih Sumber UPBS BPTP NTB

Pin It

Padi merupakan sumber kebutuhan pangan yang utama bagi masyarakat, khususnya di NTB.  Kementerian Pertanian menjadikan komoditi padi sebagai program unggulan melaui swasembada pangan. Untuk mendukung program tersebut Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB terus melaksanakan upaya peningkatan produksi padi. Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) yang merupakan bagian BPTP NTB, melaksanakan tugas pokok dan fungsinya untuk memproduksi dan mendiseminasikan Varietas Unggul Baru (VUB) padi. Tahun 2015 target produksi benih sumber kelas FS sebanyak 2 ton, dan kelas SS 38 ton.

Untuk memenuhi target tersebut,  UPBS BPTP NTB  telah malakukan kerjasama dengan penangkar Mitra, dan kegiatan sewa lahan. Lokasi produksi benih dilaksanakan di beberapa Kabupaten se NTB yaitu; Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Sumbawa. Sampai bulan Juni produksi benih sumber yang di hasilkan sebanyak 3 ton , terdiri dari benih sumber kelas FS dan SS dengani varietas Inpari 19, Inpari 16, dan Inpari 7 di MT 2014/2015, sementara pada MK I hasil calon benih yang sedang dalam prosesing adalah benih sumber kelas FS, kelas SS yang telah di panen pada tanggal 3/6/2015.  Benih sumber yang dihasilkan terdiri dari  varietas padi Inpari 1 (1.816 kg), Inpari 7 (783 kg), Inpari 19 (411 kg), Inpari 27 (1401), Inpari 30 12.679 kg,  Inpari 31(885 kg), Inpari 32 (2097 kg), Inpari 33 (928 kg),  Dendang (1.480 kg) dan Code (1.200 kg). Pada kamis 11/06/2015 tim UBPS mulai melakukan kegiatan prosesing benih sumber

Sabar Untung SP sebagai penaggung jawab UBPS mengatakan kegiatan prosesing dipercepat karena banyaknya permintaan benih sumber padi di MK 2. Permintaan benih sumber  padi saat ini sangat banyak di UPBS, terutama  Inpari 30 dan inpari 19. Berdasarkan persediaan dari hasil panen MK 1 maka permintaan benih sumber untuk MK 2 akan terpenuhi.

Lebih lanjut Untung menyebutkan varietas yang sedang dipanen saat ini adalah Inpari 22, dan Mekongga sebagai calon benih kelas FS dengan  pridiksi hasil pada masing-masing varietas sebanyak 2 ton. Lebih jauh Untung menjelaskan, target UPBS dalam mendukung program peningkatan produktivitas padi di NTB adalah meningkatkan luasan pertanaman VUB padi di NTB. Tugas tersebut cukup berat karena sampai saat ini petani masih terobsesi dengan varietas Ciliwung, Ciherang, dan varietas varietas lama lainnya. Untuk mensukseskan program tersebut kegiatan promosi VUB dan koordinasi dengan stakeholder terus ditingkatkan. “Bagi masyarakat yang membutuhkan benih sumber, UPBS siap melayaninya”, demikian Untung menambahkan. (MF. Matenggomena, Sabar Untung)

Web Analytics