Berita

Pembuatan Petak Omisi Bersama Penyuluh di BP3K Pringgarata , Kabupaten Lombok Tengah

Pin It

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB, telah banyak melakukan desiminasi hasil – hasil pengkajian teknologi Badan Litbang Pertanian. Hal tersebut sebagai bentuk pelayananan BPTP kepada masyarakat umum, petani maupun penyuluh pertanian Lapangan (PPL).

Salah satu bentuk pelayanan BPTP NTB, adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada penyuluh  melalui gelar teknologi pertanian di setiap wilayah BP3K di NTB. Pada Kamis 7/5/2015, penyuluh BPTP NTB memberikan pelatihan tentang cara membuat petak omisi  di ruang Pertemuan BP3K Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan percepatan diseminasi teknologi hasil pengkajian BPTP NTB. Peserta yang hadir  dalam acara tersebut sebanyak 12 orang penyuluh.

Penyuluh senior BPTP NTB Lalu Wirajaswadi memaparkan, untuk membuat petak omisi, diawali dengan mendesain petak dengan model segitiga siku – siku 90 derajat. Ketepatan dalam pengukuran model akan mempengaruhi hasilnya.

Selanjutnya, petak omisi yang dibuat berjumlah 4 petak, masing-masing berukuran 100 m2, dengan ketentuan : petak I tanpa unsur N, petak II tanpa unsur P, petak III tanpa usnsur K, sedangkan petak ke-IV dilengkapi semua unsur N,P,K. Petak omisi merupakan teknik rekomendasi dengan cara mengetahui kemampuan lahan untuk mensuplai hara yang dibutuhkan tanaman tanpa input yang diberikan.

Pada training ini  peserta berkesempatan untuk melakukan  pembuatan petak omisi di lahan sawah, dengan membuat model segitiga siku-siku dan menarik garis dengan sudut 90 derajat, sehinggga membentuk 4 petak omisi. (MF Matenggomena, Nurul Agustini).

Web Analytics