Berita

Sosialisasi Gelar Teknologi Dalam Rangka Percepatan Diseminasi Hasil-Hasil Pengkajian BPTP NTB Di Lombok Barat

Pin It

Diantara tupoksi BPTP NTB adalah menyebarluaskan inovasi pertanian dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Salah satu bentuk pelaksanaan tupoksi tersebut adalah kegiatan Gelar Teknologi. Dalam rangka  pelaksanaan gelar tersebut, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB melaksanakan sosialisasi gelar teknologi inovasi hasil pengkajian  Badan Litbang Kementerian Pertanian di tiap berbagai wilayah kerja penyuluhan di  NTB

Acara sosialisasi pada Kamis (2/04/2014), diaksanakan di  Balai Penyuluhan Pertanian,Perikanan dan Kehutanan  (BP3K) Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat dan di buka oleh Kepala BP3K Lalu Adna SP. Peserta yang hadir   terdiri dari Penyuluh di dalam wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian, kelompok tani dan Babinsa.

Penyuluh pertanian BPTP NTB Ir. Ahmad Muzani, menjelaskan bahwa tujuan diadakannya gelar teknologi adalah untuk meningkatkan  pengetahuan dan ketrampilan Penyuluh Pertanian Lapangan  terhadap inovasi teknologi hasil Badan Litbang Kementerian Pertanian dalam mendampingi petani.

Lebih lanjut, Muzanimenyatakan kegiatan ini akan terus berlajut secara berkala sesuai tingkat kebutuhan yang akan dilakukan. “Gelar teknologi akan menggunakan varietas unggul baru (VUB) padi inpari 19 dan 22 dengan teknologi sistem jajar legowo” pada lahan BPP”, demikian Muzani menambahkan.

Sementara itu, penyuluh  BPTP NTB lainnya Lalu Wirajaswadi, MEd menyampaikan beberapa materi  diantaranya budidaya tanaman padi dengan sistem jajar legowo, pemupukan padi berdasarkan bagan warna daun, dan petak omisi N, P, K sebagai dasar untuk menentukan rekomendasi pemupukan.

Di akhir pemaparannya Wirajaswadimengharapkan adanya peningkatan produktivitas padi sebesar 1 ton perhektar melalui gelar teknologi oleh BPTP NTB, sehingga program swasemabada pangan bisa tercapai.

Sebelum penyampaian materi sosaialisasi, tim BPTP NTB melakukan pre-test untuk mengevaluasi tingkat pemahaman peserta terhadap teknologi jajar legowo, bagan warna daun dan petak omisi.

Acara  sosialisai diakhiri  dengan membuat Rencana Tindak Lanjut (RTL) berupa jadwal tanam, sebagai pedoman dalam  tahapan pelaksanaan  teknologi yang akan diterapkan di lahan BP3K..( Drh Hijriah, M.F. Matenggomena)

Web Analytics