Berita

Upaya Khusus (UPSUS) Perbaikan Saluran Irigasi Mendorong Pencapaian Swasembada Padi Di Mataram

Pin It

Perbaikan irigasi menjadi target pemerintah untuk mendukung swasembada pangan. Dengan perbaikan jaringan irigasi, diharapkan akan menunjang peningkatan produksi padi, sehingga dapat membantu mendorong swasembada pangan yang saat ini gencar dilakukan oleh pemerintah mulai dari tingkat pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian sampai ke tingkat daerah melalui upaya khusus (UPSUS). Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan menyambut program swasembada pangan ini dengan memperbaiki jaringan irigasi secara bertahap yang ada di wilayah sentra padi seperti Kecamatan Selaparang.

Acara pencanangan dan peletakan batu pertama perbaikan jaringan irigasi di Kelurahan Rembiga,Kecamatan Selaparang pada hari senin (23/03/2015), dihadiri Kepala Bidang Sarana Prasarana dan SDM Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kota Mataram Ir. Khaeriah Ach, Babinsa Kecamatan Selaparang  Pelda Selamet Riadi, koordinator penyuluh Kecamatan Selaparang Sri Komala serta dari BPTP NTB Ir. H. Sahram, MM.

Pada acara tersebut, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kota Mataram melalui Kabid Sarana Prasaran dan SDM  Ir. Khaeriah Ach mengatakan sejak dicanangkannya upaya khusus swasembada pangan khususnya padi, program perbaikan jaringan irigasi terus dilakukan untuk mendukung peningkatan produksi padi seperti yang dilakukan di Kecamatan Selaparang saat ini. Perbaikan jaringan irigasi mencakup lima kelompok tani yakni kelompok tani Karya Makmur, Bela Tani, Kebun Indah, Rembige Timur dan Budi Darma sepanjang 600 meter, yang mana anggarannya bersumber dari APBN Kementerian Pertanian sepanjang 530 meter dan swadaya kelompok tani 70 meter.

Dalam sambutannya Babinsa Selaparang,  Selamet Riadi menyampaikan TNI siap mendukung program UPSUS dalam kondisi dan situasi apapun guna tercapainya target swasembada pangan. Sementara itu Ir. H. Sahram, MM mewakili kepala BPTP NTB menyampaikan bahwa BPTP NTB siap mendukung program UPSUS  melalui penyedian paket teknologi dan pendampingan   di tingkat petani.

Ketua kelompok tani Karya Makmur Zumahir berharap, dengan adanya dukungan perbaikan jaringan irigasi  ini akan mampu menjangkau dan mengairi lahan sawah petani  seluas 95 Ha, yang tergabung dalam P3A Beriuk Tampak..

Selain itu  ketua kelompok tani Karya Makmur menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Babinsa dan PPL yang selalu membimbing  ,sehingga dengan penerapan teknologi  terjadi peningkatan produksi   mencapai 7.5 ton/ha. Besar harapan petani agar hal ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan untuk musim tanam mendatang. (Awaluddin/BPTP-NTB)

Web Analytics