Berita

Produksi Benih Sumber UPBS BPTP NTB 2015

Pin It

Kementerian Pertanian saat ini sedang menggalakkan swasembada pangan. Padi sebagai sumber pangan terbesar tetap menjadi salah satu komoditi unggulannya. Untuk mendukung program tersebut Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB terus melaksanakan upaya   peningkatan produksi padi. Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan BPTP NTB untuk mendukung program swasembada pangan adalah membentuk Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) yang melaksanakan tugas pokok dan fungsinya untuk memproduksi dan  mendiseminasikan  benih sumber terutama varitas unggul baru (VUB).

Dalam memenuhi kebutuhan benih sumber,  UPBS BPTP NTB  akan memproduksi  benih sumber padi kelas FS 6 ton, dan benih kelas SS 58,39 ton. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh UPBS BPTP NTB untuk memenuhi target tahun ini adalah dengan melakukan  penanaman benih sumber di Dusun Brembeng, Desa Sigerongan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat selama 3 hari (1-3/03/2015).

Sabar Untung sebagai penanggung jawab UPBS menyebutkan, benih sumber yang ditanam merupakan Varietas Unggul Baru (VUB) yang di produksi pada MK 1, melalui kegiatan kerjasama  dengan petani di Dusun Brembeng. Varietas tersebut   terdiri dari Inpari 19, dan Inpari 30, kelas SS yang ditanam pada lahan seluas 2,5 Ha.Sedangkan lahan yang disewa UPBS seluas 1,55 ha. dan telah diperbanyak calon benih kelas FS dengan varietas Inpari 1,Inpari 19, dan invari Dendang. Untuk pertanaman benih kelas SS varietas Inpari yang ditanam yaitu inpari 31, Inpari 32, dan Inpari 33.

Lebih lanjut Sabar Untung memaparkan untuk memenuhi target produksi benih sumber tahun 2015, UPBS melakukan kerjasama juga dengan petani dan calon penangkar di Kecamatan Narmada, yang terdiri dari VUB  Inpari 30 kelas FS dan SS, Inpari 22 kelas FS, Pepe kelas FS,dan Mekongga kelas FS, dengan total luas lahan 4 Ha. Berdasarkan realisasi penangkaran sampai saat ini target produksi benih sumber kelas FS akan terlampui pada bulan Juni, dan untuk memenuhi target produksi benih kelas SS kegiatan perbanyakan benihnya akan dilanjutkan pada MK2. Tujuan dari penanaman produksi benih sumber kelas FS adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan benih sumber padi bagi penangkar di NTB. Beberapa tahun terakhir penyediaan benih sumber padi khususnya Kelas FS masih mengalami kekurangan baik jumlah maupun varitas yang sesuai permintaan

Untuk meningkatkan produktifitas padi di NTB, UPBS juga memperkenalkan cara tanam sistem tanam jajar legowo 2:1. Cara tanam yang banyak dilakukan petani  masih menggunakan cara tradisonal.Teknologi Jarwo merupakan teknologi yang mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produktifitas padi sekitar 20-30%, (M.F. Matenggomena, Sabar Untung, Nurul Agustini)

Web Analytics