Berita

Penjajakan Kerjasama Pengembangan Padi-plus Mineral bersama International Rice Research Institute

Pin It

Sebagai lembaga penelitian yang memiliki peranan strategis dalam pencapaian swasembada pangan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Nusa Tenggara Barat (BPTP NTB) terus melakukan upaya kerjasama dengan berbagai lembaga penelitian dalam dan luar negeri untuk mendukung program pemerintah tersebut. Pada Jumat, 20/2/2015, BPTP NTB mendapat kunjungan dari tim International Rice Research Institute (IRRI). Rombongan yang berjumlah 10 orang terdiri dari peneliti di bidang Genetika, Agronomi, Biologi, dan Komunikasi yang dipimpin oleh Dr. Inez H. Slamet – Loedin yang merupakan peneliti di bidang Transformasi Genetik. Inez menyampaikan bahwa kunjungan tim bertujuan untuk menjajaki peluang kerjasama dengan BPTP NTB untuk pengembangan varietas padi baru yang akan dihasilkan oleh IRRI dimana jenis padi tersebut nanti akan mengandung mineral Zn (zink) dan Fe (zat besi) yang lebih tinggi. Disebutkan bahwa Indonesia masuk dalam daftar 17 negara yang mengalami kekurangan mineral Zn dan Fe terutama pada anak-anak dimana salah satu cirinya adalah pertumbuhan yang lambat, kekerdilan serta kekurangan darah atau anemia.

Kepala BPTP NTB, Dr. Dwi Praptomo yang langsung menerima rombongan di ruang kerjanya menyambut baik maksud kedatangan tim IRRI. Disebutkan oleh Dwi Praptomo bahwa banyak daerah-daerah di Provinsi NTB yang anak-anaknya mengalami kekurangan mineral. Oleh karena itu, pengembagan padi yang sekaligus mengandung mineral tersebut merupakan salah satu langkah yang tepat untuk mengatasi masalah kekurangan mineral tersebut, terutama di daerah-daerah pelosok dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang masih rendah.

Selanjutnya tim IRRI berksempatan meninjau tanaman padi di beberapa petani di Kabupaten Lombok Tengah yang merupakan binaan BPTP NTB. Kunjungan lapang ini didampingi oleh tim BPTP yaitu L. Wijaswadi sebagai ahli tanaman padi dan Nurul Hilmiati sebagai praktisi komunikasi pembangunan partisipatif. Dalam kunjungan ke petani, tim IRRI banyak menggali informasi tentang pereferensi varietas padi yang disukai oleh petani serta metode penyebarluasan penggunaan sebuah teknologi baru di kalangan petani. Inez beberapa kali menggaris bawahi bahwa kandungan mineral Zn dan Fe tersebut nanti akan dititipkan pada varietas padi yang disukai oleh petani sehingga diharapkan penggunaannya bisa menyebar luas. Di akhir kunjungan lapang, tim IRRI berkesempatan untuk melihat aktivitas menenun secara tradisional yang kegiatan sampingan petani padi Desa Sukarare Kabupaten Lombok Tengah. Penyusun berita : Nurul Hilmiati

Web Analytics