Berita

Kunjungan Persit Chandra Kirana Kodam IX Udayana Ke Kabupaten Dompu: “Semangat Menuju Swasembada Pangan”

Pin It

Jajaran TNI-AD di lingkungan Kodam IX Udayana yang meliputi wilayah Provinsi Bali, NTB, dan NTT melaksanakan Rapim di Kabupaten Dompu, NTB (10-12/02/2015). Rapim dimaksudkan untuk konsolidasi program kerja, khususnya dalam rangka mendukung swasembada pangan seperti yang diamanatkan Presiden Joko Widodo. Sebagai tindak lanjut penandatanganan Pakta Integritas antara Panglima TNI dengan Menteri Pertanian, maka di tingkat daerah juga ditandatangani Pakta integritas antara Pangdam IX Udayana dengan Gubernur Bali, Gubernur NTB, dan Gubernur NTT, yang dilakukan di acara Rapim TNI-AD tersebut.

Di sela-sela acara Rapim TNI-AD Kodam IX Udayana, ibu-ibu isteri anggota TNI-AD yang diwadahi dalam organisasi Persit Chandra Kirana, juga tidak mau ketinggalan ikut berkiprah dalam mendukung prajurit TNI-AD mewujudkan swasembada pangan. Ibu-ibu anggota Persit Chandra Kirana dipimpin isteri Pangdam IX Udayana selaku Ketua Persit Chandra Kirana melakukan tanam padi sistem Jajar Legowo (Jarwo) di Desa Bara, Kecamatan Wajo, Kabupaten Dompu. Lokasi penanaman di areal sawah anggota kelompok tani “Madarutu II” dengan hamparan sawah seluas 50 ha dengan anggota kelompok tani sebanyak 98 orang. Acara ini dihadiri oleh isteri-isteri prajurit TNI-AD antara lain isteri Kasdam IX Udayana, isteri Danrem 162 Wirabhakti, isteri para Dandim, dan anggota Persit lainnya, Kepala BPTP NTB, Dinas Pertanian Provinsi NTB dan Kabupaten Dompu, Camat Woja, Kepala Desa, para Penyuluh Pertanian, dan anggota Kelompok tani Madarutu II dan masyarakat di sekitarnya.

Kepala BPTP NTB, Dr. Dwi Praptomo dalam sambutannya menyatakan bahwa penanaman simbolis ibu-ibu Persit Chandra Kirana Kodam IX Udayana, khususnya dengan sistem tanam jajar legowo ini menunjukkan bahwa isteri-isteri prajurit pun tidak mau ketinggalan dalam membantu petani mewujudkan swasembada pangan. Dwi Praptomo selanjutnya menjelaskan apa dan bagaimana sistem tanam jarwo dilakukan, dan apa keunggulan teknologi ini.

Ketua Persit Chandra Kirana Kodam IX Udayana dalam sambutannya merasa bahagia dapat hadir di tengah-tengah masyarakat tani di pedesaan, dan menyatakan bahwa ini sebagai bentuk kepedulian isteri prajurit untuk membantu suami mensukseskan program swasembada pangan yang diamanatkan Presiden Joko Widodo selaku Panglima Tertinggi TNI. Diharapkan acara tanam padi ini memberikan semangat bagi para petani untuk terus bekerja keras agar dapat meningkatkan produksi padi menuju swasembada pangan nasional.

Acara anggota Persit dilanjutkan dengan mengunjungi petani jagung di Desa Nusa Jaya dan Kampasi Meci, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu. Di tempat ini rombongan isteri tentara ini disambut meriah oleh Camat, Kepala Desa, Danramil, Babinsa, persatuan isteri TNI-AD setempat, persatuan isteri anggota Polri (Bhayangkari), anggota PKK, para petugas, penyuluh pertanian, dan masyarakat tani setempat. Dalam kesempatan tersebut, anggota Persit Kodam IX Udayana didampingi oleh Kepala BPTP NTB, perwakilan Ditjen Hortikultura Kementan, Dinas Pertanian Provinsi NTB dan Kabupaten Dompu.

Dalam kesempatan tersebut rombongan Persit menyerahkan bantuan antara lain berupa benih padi Inpari 7, 19, dan 24 sebanyak 300 kg, benih kedelai varietas Burangrang sebanyak 100 kg, benih sayuran (cabai, bayam, sawi, kangkung), bibit buah-buahan (mangga garifta), dan hand seprayer 3 unit.

Selesai menyerahkan bantuan, ibu-ibu anggota Persit berwisata keliling hamparan jagung yang sangat luas di lokasi kunjungan. Ibu-ibu anggota Persit merasa sangat bahagia dapat menikmati pemandangan yang indah, udara yang segar, dan dalam suasana masyarakat tani yang ceria. Mudah-mudahan bantuan dan kunjungan ibu-ibu isteri prajurit ini menambah semangat para petani dalam meningkatkan produksi, pendapatan dan kesejahteraan mereka, sehingga swasembada pangan yang berkelanjutan dapat terwujud (DPS)

Web Analytics