Berita

DORONG MANDIRI BENIH DI LOMBOK BARAT, BPTP SELENGGARAKAN TEMU TEKNIS HILIRISASI INOVASI TEKNOLOGI PERBENIHAN

 
#SobatTani, Benih unggul sangat berperan dalam peningkatan produktivitas guna mewujudkan swasembada pangan. Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) telah banyak menghasilkan varietas Unggul Baru (VUB) untuk disebarkan kepada stakeholder. Olehnya, Guna mendiseminasikan hasil hasil inovasi perbenihan Balitbangtan, BPTP NTB menyelenggarakan Temu Teknis Hilirisasi Inovasi Teknologi Perbenihan dengan tema “Membangun Mandiri Benih Menuju Swasembada” di Hotel Lombok Plaza, Kamis (21/10/2021).
 
 
Acara terebut diikuti oleh sebanyak 115 peserta luring dan 25 peserta daring. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Nusa Tenggara Barat, di wakili oleh Kepala BPSP Provinsi Nusa Tenggara Barat . Hadir pada acara tersebut adalah Kepala Bappeda Provinsi NTB, Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat, Kepala BPSB Provinsi NTB, Kepala Karantina Kelas I Mataram, Kepala BPTP NTB, Peneliti dan Penyuluh BPTP NTB, Koordinator Penyuluh, Kepala BPP, dan Penyuluh dari 10 kecamatan di Kabupaten Lombok Barat, PBT, Pengusaha Benih/Penangkar, dan Anggota Kelompok Tani.
 
Dalam sambutannya, Kepala BPTP NTB (Dr. Ir. Awaludin Hipi, MSi) menyatakan bahwa seiring dengan pertambahan jumlah penduduk maka membutuhkan ketersediaan pangan yang cukup. Ketersediaan pangan yang cukup diperlukan peningkatan produksi melalui penggunaan VUB padi yang berkualitas. Lebih lanjut kepala BPTP NTB menjelaskan bahwa untuk pencapaian tujuan pembangunan pertanian tersebut diperlukan lima cara bertindak: (1) peningkatan kapasitas produksi (produktivitas); (2) Intensifikasi pangan termasuk pangan lokal seperti sorgum; (3) penguatan cadangan logistik pangan; (4) pengembangan pertanian modern, salah satunya sistem pertanian terpadu; dan (5) peningkatan ekspor komoditas melalui Gerakan ekspor 3 kali. Selanjutnya disampaikan bahwa pembangunan pertanian tidak hanya tugas Kementan, dinas pertanian, tapi juga tugas kita semua termasuk Pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa, karena yang kita siapkan pangannya adalah dari rakyatnya yang ada di Desa/Kecamatan.
 
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat (Ir. Damayanti, M.Si) mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat, menyampaikan terimakasih kepada BPTP NTB, karena Temu Teknis ini sangat bermanfaat untuk penyuluh karena penyuluh merupakan ujung tombak pertanian. “Kegiatan seperti ini memotivasi penyuluh untuk satukan gerak langkah guna mencapai swasembada”, demikian kata Sekdis Pertanian Lobar. Untuk penyediaan benih, Lombok Barat merupakan sentra produksi benih padi dengan 7 desa mandiri benih dan 24 produsen benih, sehingga menjadi yang terbanyak di NTB. Lebih lanjut disampaikan meskipun demikian, Lombok Barat agar tidak terlena dan selalu satukan langkah mewujudkan Lombok Barat yang sejahtera.
 
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian Nusa Tenggara Barat yang di wakili oleh Kepala BPSB Provinsi NTB (Ir. Sri Wijayaningsih, MSi) dalam sambutannya menekankan pentingnya benih untuk mendukung kebutuhan dan permintaan pangan yang terus meningkat. “Mandiri benih merupakan kunci utama untuk peningkatan produksi pangan, benih harus tersedia tepat jenis dan tepat waktu untuk menghasilkan tanaman yang dapat berproduksi optimal”, demikian kata Kepala BPSB. Produksi benih yang dilakukan oleh penangkar juga diharuskan agar mentaati peraturan yang berlaku, memenuhi persyaratan-persyaratan teknis, serta menerapkan teknologi produksi dan pasca panen dengan baik. Lebih lanjut, Penyuluh diharapkan turut berpartisipasi untuk mendorong terjadinya konversi petani komersial menjadi petani produsen benih.
 
Adapun materi yang disampaikan adalah Prosedur Sertifikasi Benih Tanaman Pangan oleh Kepala BPSB NTB, Inovasi Teknologi Perbenihan Jagung oleh Baiq Tri Ratna Erawati, SP., MSc, Inovasi Teknologi Perbenihan Padi oleh Hiryana Windiyani, SP., MP, Inovasi Teknologi Pembibitan Ayam KUB oleh Totok B. Julianto, S.Pt dan Inovasi Teknologi Budidaya Maggot untuk Pakan Ternak oleh Ir. Kaharudin.
 
Dilaksanakan juga penyerahan bibit padi Inpari Nutrizinc kepada 10 orang petani perwakilan kecamatan dan juga penyerahan sertifikat tanda daftar varietas lokal tanaman Lombok Barat kepada Kadis Pertanian Kabupaten Lombok Barat.
 
 
 
  
 
 
 
 
Web Analytics