Berita

DUKUNG SWASEMBADA BERKELANJUTAN DAN PENCEGAHAN STUNTING, BPTP NTB SELENGGARAKAN TEMU LAPANG DI KOTA MATARAM

 
#SobatTani, Mendukung program swasembada berkelanjutan dan pencegahan stunting, BPTP NTB menyelenggarakan temu lapang “Penyiapan Logistik Benih VUB Padi Sawah dan Padi Fungsional Mendukung Swasembada Berkelanjutan dan Pencegahan Stunting” di Kelurahan Bertais Daye, kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Jum’at (23/12/2022).
 
Hadir dalam acara tersebut, Kepala BPTP NTB, Kabid Penyuluhan Kota Mataram, Koordinator Penyuluh Pertanian Kota Mataram, POPT Kecamatan Sandubaya, Koordinator Penyuluh dan Penyuluh Pertanian Kecamatan Sandubaya, Kelompok Tani, serta Fungsional BPTP NTB.
 
Temu Lapang diawali dengan kunjungan lapang lokasi perbenihan VUB Padi Cakrabuana Agritan, Inpari 48 Blas dan Inpari IR Nutri Zinc.
Dalam sambutannya, Kepala BPTP NTB (Dr. Ir. Awaludin Hipi, MSi) menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melihat keragaman varietas padi yang akan menjadi genetik untuk penggantian varietas yang sudah lama ada serta memperkokoh ketahanan pangan di NTB.
 
Kepala Balai juga menyampaikan bahwa NTB merupakan salah satu lumbung pangan (beras) Nasional dan berada pada posisi 15 besar.
“NTB memiliki Luas Baku Sawah seluas 234.542 Ha, berdasarkan data ATR BPN yang telah dipublikasi BPS Kota Mataram memiliki lebih dari 1500 Ha dan ada yang sudah IP2 sampai IP3 bahkan menuju IP4. Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan, NTB masih memiliki sekitar 62.000 Ton, sementara yang dibutuhkan oleh penduduk NTB dalam waktu 1 minggu hanya sekitar 11.700 ton. Sehingga NTB masih memiliki lebih dari 40.000 ton beras, sehingga NTB selalu surplus beras bahkan NTB membawa beras dan gabah hingga ke luar daerah”.
Lebih lanjut, Kepala Balai memperkenalkan berbagai varietas unggul baru padi produk Badan Litbang Pertanian dan teknologi budidayanya khususnya padi varietas Inpari IR Nutri Zinc untuk pencegahan stunting.
Diakhir sambutannya, Kepala Balai juga memperkenalkan BSIP sebagai Badan baru transformasi dari Badan Litbang Pertanian.
“Tugas baru BSIP saat ini menstandarkan benih tanaman, alsintan, proses budidaya, sistemnya, hingga SDM agar produk yang sampai ke Petani tidak abal-abal. Diharapkan daya tumbuh untuk benih yang sampai pada Petani adalah hingga 90%”.
 
Dalam sambutannya, Kadis Pertanian Kota Mataram yang diwakili Kabid Penyuluhan Pertanian Kota Mataram (Dra. Titik Widyana) menyampaikan terima kasih kepada BPTP NTB, dan diharapkan mampu membantu Petani dalam memproduksi benih sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani.
“Kota Mataram berkomitmen akan terus meningkatkan produktivitas pertanian, mengoptimalkan pemanfaatan lahan, mendorong penyediaan sarpras pertanian, mendiseminasikan Padi Inpari IR Nutri Zinc karena peranannya dalam mencegah stunting di Kota Mataram dan mendorong peningkatan hasil pertanian dengan pemanfaatan teknologi dan inovasi spesifik lokasi”
Diakhir acara dilaksanakan Temu Wicara dan Diskusi. Disampaikan pengenalan VUB Padi oleh Sabar Untung, SP dan pengenalan Inpari IR Nutri Zinc untuk pencegahan stunting oleh Hiryana Windiani, SP., MP.
 
Untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pencegahan stunting, Ka. BPTP NTB menyerahkan benih VUB Inpari IR Nutri Zinc masing masing 5 kg kepada petani pemenang doorprize.
 
 
Web Analytics