Sari Buah Srikaya (Annonaceae)

Parent Category: Artikel
Created: Tuesday, 10 July 2012 09:29
Published: Tuesday, 10 July 2012 09:29
Written by Syamsul Bahraen
Hits: 6961

Srikaya merupakan pohon dengan tinggi sekitar 3-6 m, banyak tumbuh didaerah tropik pada ketinggian sampai 1.000 mdpl dan merupakan tanaman yang tahan terhadap kekeringan sehingga sangat cocok tumbuh di lahan kering beriklim kering . Di Nusa Tenggara Barat (NTB) tanaman srikaya tumbuh tersebar di berbagai wilayah seperti  Lombok Timur di daerah Pringgabaya, Kabupaten Sumbawa dan di Kabupaten Bima.

Disaat musim panen sekitar bulan Maret- April setiap tahunnya di sentra-sentra pertanian srikaya sangat melimpah dan hanya di jual dalam bentuk segar sehingga banyak yang mengalami kerusakan karena jumlah bembeli sedikit. Wakil Menteri Pertanian Dr. Rusman Heriawan dalam rangka menghadiri  Festival “Sakaya” beberapa waktu yang lalu bertempat di Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa Prop. NTB menyatakan “ Petani diminta jangan hanya terus menerus meningkatkan hasil produksi tanpa memikirkan pengolahan pasca panen dari buah srikaya.

Berdasarkan data dari BPS Propinsi NTB produksi srikaya tahun 2009 dan 2010 mencapai 9,298 ton seperti tertera pada tabel 1.

 

Tabel 1. Produksi Srikaya di NTB, thn 2009-2010

No.

Daerah

Tahun

Produksi (Ton)

1.

Kab. Bima

 

2009

2010

1,916

0,969

2.

Kab. Lombok Timur

2009

2010

2,290

2,304

3.

Kab. Lombok Barat

2009

2010

0,309

0,379

4.

Kab. Lombok Tengah

2009

2010

0,93

0,192

Total

9,298

Sumber : BPS NTB 2009, 2010

Buah srikaya mempunyai tekstur yang lembut dan memiliki kandungan vitamin dan mineral yang memberikan manfaat kesehatan seperti Vitamin C, Serat, Vitamin B6, Potasium, Thianin, Magnecium, Niacin, dan Folat (Vitamin B9).

Buah srikaya dapat di olah menjadi berbagai produk olahan seperti : Selai Buah, Jeli Buah, Dodol Buah, Puree Buah atau produk olahan berupa puding buah dan lain-lainnya. Produk olahan buah-buahan pasca panen ini dapat menjadi alternatif usaha rumahtangga atau home produksi, sehingga dapat meningkatkan perekonomian atau menjadi alternatif bagi para petani.

Salah satu penanganan pasca panen pengolahan buah srikaya adalah di jadikan sari buah / sirup buah. Sari buah adalah cairan yang dihasilkan dari perasan atau penghancuran buah segar yang telah masak. Pada prinsipnya dikenal 2 (dua) macam sari buah yaitu :

  1. Sari buah encer (dapat langsung diminum) : cairan buah yang diperoleh dari pengepresan daging buah dan dilanjutkan dengan penambahan air dan gula pasir
  2. Sari buah pekat/sirup buah: yaitu cairan yang dihasilkan dari pengepresan daging buah dan dilanjutkan dengan proses pemekatan, baik dengan cara pendidihan biasa maupun dengan cara lain seperti penguapan dengan hampa udara.

 

Adapun cara pembuatan sari buah dan sirup buah srikaya adalah :

1. Bahan

 

2. Alat

 

3. Cara Pembuatan

Untuk pembuatan sirup buah srikaya :

 

Diagram Alir Pembuatan Sari dan Sirup Buah Srikaya

 


Web Analytics