Mengatasi Bahaya Pestisida Pada Pangan

Pin It

Pestisida adalah semua zat yang ditujukan untuk mencegah, menghancurkan, menarik, menangkal, atau mengontrol berbagai serangan meliputi jenis species yang tidak diinginkan pada tanaman atau hewan selama produksi, penyimpanan, transportasi, distribusi, serta pemrosesan makanan dari komoditas pertanian atau makanan ternak dan juga termasuk perangsang pertumbuhan. Jenis-jenis pestisida berdasarkan sasaranya antara lain insektisida, rodentisida, herbisida, fungisida, anti mikroba.

 

Pestisida dapat masuk kedalam tubuh melalui beberapa cara :

  1. Makanan
  2. Melalui pestisida
  3. Pestisida dalam air minum
  4. Pekerja yang menggunakan pestisida.

 

Kelompok dan Bahaya Pestisida

  • Organophosphat yang akan berikatan dengan choline esterase (Sel Syaraf)
  • Organochlorine bahan-bahan aktif dalam kumpulan racun ini dapat dikelompokkan dalam 3 kelas yaitu : 1). Sangat Toksik. 2)Toksik Medium. 3)Toksik Rendah.
  • Carbamat seperti pada organophosphat, carbamat juga menyerang syaraf dan berikatan sementara dengan choline esterase (neurotransmitter).

 

Langkah-langkah yang diperlukkan :

  • Bagi manufacturing pestisida yang diproduksi harus melalui risk assesment dan harus sesuai dengan standar untuk keamanan manusia dan lingkungan.
  • Tingkatan racunnya harus ditingkatkan.
  • Bagi petani atau pengguna dalam menggunakan pestisida harus sesuai ketentuan pengguna serta cara-cara bertani yang baik.
  • Bagi konsumen langkah alternatif yang bisa dilakukan dengan pencucian pada produk-produk pertanian yang menggunakan pestisida baik sebelum dikonsumsi atau sebelum dilakukan pengolahan.

 

Dengan memperhatikan segala hal yang terkait dengan bahaya pestisida pada  pangan, kita diharapkan dapat sejak awal mengantisipasi kemungkinan yang dapat terjadi. Semoga langkah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak khususnya bagi para petani yang selalu bergelut dengan pestisida dalam mengelola pertanianya.

Web Analytics