Sehat Dengan Menjadi Vegetarian

Pin It

Masyarakat Indonesia pada umumnya adalah masyarakat yang suka mengkonsumsi semua jenis makanan, padahal tidak semua jenis makanan baik untuk dikonsumsi. Justru dengan mengkonsumsi makanan dari alamlah yang membuat kita terbebas dari berbagai macam penyakit, dengan mencegah datangnya penyakit diprediksikan umur manusia bisa lebih lama. Ternyata penyebab kematian terbesar disebabkan oleh penyakit darah tinggi yang berujung pada stroke dan kemudian menyebabkan kematian karena penyakit ini begitu ganas. Data Kementrian Kesehatan Indonesia 2008 memperlihatkan bahwa stroke merupakan penyebab kematian nomor satu pada pasien yang dirawat di rumah sakit. Penyakit kolesterol berlebih juga disebabkan karena pola makan yang tidak sehat, jadi mulai sejak dini kita dianjurkan mengkonsumsi makanan yang sehat dengan pola makanan yang seimbang dan tidak mengurangi nilai gizinya.

Seorang Vegetarian hanya mengkonsumsi biji-bijian, sayur-sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan saja, karena makanan hewani seperti daging pada umumnya dapat mempersempit pembuluh darah sehingga nutrisi dan oksigen terganggu yang menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh. Kalsium bisa didapatkan dari mengkonsumsi susu kedelai, kacang merah kering, tahu, dan lainnya. Makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan pada umumnya mudah dicerna oleh sistim pencernaan dalam tubuh kita dan tidak menyebabkan penyumbatan pada peredaran darah. Dengan mengkonsumsi bahan makanan nabati bisa membantu menyembuhakn berbagai macam penyakit kronis seperti jantung dan kanker. Setiap buah dan sayur ataupun kacang-kacangan dan biji-bijian masing-masing memiliki khasiat dan nilai gizi misalnya saja pada sayur wortel, wortel memiliki khasiat sebagai pencegah rabun senja, dan memiliki kandungan gizi (Kalori 42,00 kal, 1,20 gr Protein, Lemak 0,30 gr, Karbohidrat 9,30 gr, Kalsium 39,00 mg, Posfor 37,00 mg, Zat besi 0,80 mg, Vitamin A 12000,00 S.I, Vitamin B1 0,06 mg, Vitamin C 6,00 mg, dan Air 88,20 gr). Ini didapatkan baru pada satu jenis sayur dan jika dikombinasikan dengan sayur, buah dan kacang-kacanagan atau biji-bijian yang lain bisa memenuhi kebutuhan gizi yang bisa menghasilkan energi bagi tubuh dan tetntunya tidak membahayakan kesehatan, tidak perlu khawatir dengan serangan-serangan penyakit yang mematikan karena dengan menerapkan hidup vegetarian hidup menjadi lebih sehat, segar dan tidak menyebabkan lemak berlebih karena kandungan seratnya yang cukup.

Kandungan zat gizi yang terdapat didalam sayur dan buah dapat dirincikan asupan gizinya sebagai berikut:

  • Karbohidrat, merupakan sumber energi utama bagi tubuh. zat ini berfungsi untuk aktivitas otak, pembentukan sel darah merah dan sistem saraf, serta membantu dalam proses metabolisme protein dan lemak. Karbohidrat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. karbohidrat kompleks terdiri dari polisakarida (patidekstrin, dan glikogen) serta serat. sementara karbohidrat sederhana terdiri dari monosakarida (glukosa, fruktosa, galaktosa, manosa, dan pentosa), disakarida (sukrosa, maltosa, laktosa, dan trebalosa), gula alkohol (sorbitol, manitol, dan inositol), serta oligosakarida (rafinosa, stakiosa, verbaskosa, dan fruktan). Karbohidrat yang terdapat pada sayur dan buah umumnya berupa pati dan selulosa. beberapa jenis sayur dan buah yang banyak mengandung pati dan selulosa yaitu pisang, mangga, labu kuning, dan kentang.
  • Lemak, merupakan sumber energi bagi tubuh. Lemak adalah senyawa kimia yang dalam struktur molekulnya mengandung gugus asam lemak. Terdapat dua jenis asam lemak, yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh. Lemak jenuh terdapat pada bahan pangan hewani. Berdasarkan hasil penelitian, makanan yang tinggi kandungan lemak jenuhnya dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, dan stroke. Kandungan lemak pada sayur dan buah umumnya sedikit, misalnya terdapat pada alpukat, buncis, dan kacang panjang. Lemak yang terkandung dalam pangan nabati biasanya berupa asam lemak tidak jenuh. Fungsi asam lemak tidak jenuh yaitu komponen dari sel-sel saraf, membran selular, dan senyawa yang menyerupai hormon (prostaglandin). Selain itu asam lemak tidak jenuh juga berfungsi sebagai proteksi dan terapi untuk penyakit jantung serta kanker.
  • Protein, berfungsi sebagai bahan dasar pembentukan sel-sel dan jaringan tubuh. selain itu, protein juga berperan dalam proses pertumbuhan, pemeliharaan, dan perbaikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan. Protein merupakan molekul besar yang terdiri dari rangkaian asam amino. Asam amino penting yang harus ada dalam konsumsi makanan sehari-hari dikenal dengan istilah asam amino esensial. Tanaman pangan sering kekurangan satu atau lebih asam amino esensial sehingga perlu digabungkan atau dikombinasi dengan bahan protein lainnya. Dengan demikian, bahan satu dan lainnya akan saling melengkapi. Sayuran yang mengandung protein adalah yang berasal dari biji-bijian, seperti kacang panjang, buncis, dan kecambah.
  • Vitamin, adalah zat-zat organik kompleks yang dibutuhkan dalam jumlah yang sangat kecil. Di dalam tubuh, Vitamin berperan sebagai zat pengatur. vitamin dikelompokan menjadi dua, yaitu vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K) dan vitamin yang larut dalam air (B1, B2, B3, B4, B5, B6, B12, asam folat, biotin, dan vitamin C).
  • Mineral, memegang peranan penting dalam memelihara fungsi tubuh, baik pada tingkat sel, jaringan, organ, maupun fungsi tubuh secara keseluruhan. Di samping itu, mineral juga berperan sebagai katalis dan kofaktor aktivitas berbagai ezim dalam setiap tahap metabolisme. Mineral digolongkan ke dalam mineral makro dan mineral mikro. Mineral makro, mineral yang dibutuhkan dalam jumlah besar (lebih dari 100 mg/hari), sedangkan mineral mikro dibutuhkan dalam jumlah sangat kecil (kurang dari 15 mg/hari).
  • Air, sayur dan buah merupakan bahan pangan yang kandungan airnya cukup tinggi. Hal ini membuat sayur dan buah memberikan efek rasa segar ketika dikonsumsi. Air dalam tubuh berfungsi sebagai pelarut dan alat angkut zat-zat gizi, terutama vitamin larut air dan mineral. Selain itu, air juga berfungsi sebagai katalisator, pelumas, fasilitator pertumbuhan, pengatur suhu, dan peredam benturan. Kandunagn air yang tinggi menyebabkan sayur dan buah mudah mengalami kerusakan (perishable). Hal ini disebabkan air merupakan media yang cocok untuk pertumbuhan mikroorganisme penyebab kebusukan.

Berdasarkan kandungan gizi yang terdapat pada sayur dan buah terdapat banyak vitamin apalagi jika dipadukan dengan kacang-kacangan dan biji-bijian. Tugas kita hanya memadukan makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh sehingga bisa mendapatkan tubuh yang sehat, dengan tubuh yang sehat diharapkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan mendapatkan umur yang panjang, sayangi kesehatan tubuh kita sejak dini, mencegah lebih baik dari mengobati.

Web Analytics