Hortikultura……….Sebuah Harapan Kini Dan Nanti

Parent Category: Artikel
Created: Tuesday, 29 March 2011 10:31
Published: Tuesday, 29 March 2011 10:31
Written by Nani Herawati, Ria Rustiana, Muji Rahayu
Hits: 4793
Pada awalnya Hortikultura  merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan dipekarangan (Dirjen Tanaman Pangan dan Hortikultura, 2010) . Seiring dengan perkembangan peradaban manusia   meliputi perkembangan ekonomi, perkembangan pengetahuan dan teknologi  yang semula hortikultura hanya di pekarangan sekarang berkembang menjadi sebuah usaha yang bersifat komersial.

Hortikultura merupakan salah satu sub sektor yang penting dalam pembangunan pertanian, karena meliputi beberapa kelompok tanaman yaitu tanaman sayuran, tanaman buah, tanaman berkhasiat obat, dan tanaman hias.

Buah dan sayur telah berabad-abad menjadi bagian dari kebudayaan manusia dan telah menjadi kebutuhan bahan pangan penting, khususnya di zaman modern saat ini.

Produksi berbagai jenis komoditas hortikultura terus menunjukkan kencendrungan meningkat dari tahun ketahun, dan selama periode 2004-2009 produksinya cukup signifikan. Berdasarkan data Statistik dan sumber dari Direktorat Jendral Hortikultura 2010, Beberapa komoditas yang mengalami peningkatan produktivitas adalah : Buah-buahan meliputi,  Apel (45,12%), Jeruk Besar (40,98%), Nanas (23,39%), Duku (13,35%), Manggis (10,23%) dan durian (9,32%).

Sayuran meliputi,  tomat (13,35%), cabe rawit (12,14%), dan  buncis (9,68%). Tanaman Hias meliputi, gladiol (60,86%), dracaena (44,36%), anyelir (43,35%), krisan (31,87%) sedap malam (28,02%), melati ( 24,26%), heliconia (60,69%), anggrek (9,10%). Tanaman Biofarmaka meliputi, lidah buaya 314,04%, mengkudu (51,65%), mahkota dewa (19,89%).

Produk hortikultura memiliki mutu yang sangat beragam, ada yang dapat masuk kedalam pasar tradisional, bahkan bisa masuk kedalam pasar modern dan pada akhirnya nanti akan masuk pada pasaran ekspor sebagai sebuah peluang yang sangat menjanjikan. Dengan melihat meningkatnya produktivitas produk hortikultura  maka prospek kedepannya semakin cerah dalam pengembanganya.

Agribisnis hortikultura perlu dilakukan dengan pendekatan komprehensif dengan memperhatikan keseluruhan aspek dan segmen agribisnis serta perangkat penunjangnya sehingga persoalan yang dihadapi mengenai  permintaan pangan yang bergizi dan sehat dapat terus terpenuhi dengan baik. Untuk mendukung hal tersebut perlu dilakukan  penambahan pengetahuan yang komprehensif tentang segala aspek berkaitan dengan hortikultura. Geliat dan harapan tentang hortikultura untuk saat ini dan kedepannya dapat memberikan prospek yang cerah bagi para petani dan pihak terkait untuk lebih serius dalam mengelola usaha produk hortikultura.

Apabila dilihat dari segi kemanfaatannya produk hortikultura memiliki banyak fungsi diantaranya :

Nilai Estetika

Berbagai  jenis buah di pajang sebagai hiasan dalam berbagai jenis upacara pernikahan, syukuran dan upacara keagamaan. Pisang di bawa sebagai rasa cinta kasih di Negara China, Apel dan Jeruk import di bawa untuk mengunjungi teman yang sedang  sakit, buah, sayuran dan bunga potong merupakan bagian dari nilai kebudayaan manusia yang penting dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di pandang dari sudut estetika.

Nilai Gizi

Berbagai jenis buah, sayuran memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Kandungan Gizi dari buah dan sayuran  dapat memenuhi kebutuhan akan sumber vitamin, mineral, serat, anti oksidan dan energi  serta sebagai bahan kosmetika dan mencegah penyakit menular.

Nilai Ekonomis Tinggi

Petani kecil menanam buah dan sayuran di pekarangan atau galengan sawah, untuk kebutuhan sendiri dan dijual untuk  menambah pendapatan. Pemasaran komoditas hortikultura melibatkan banyak pihak dimulai dari buruh panen, tengkulak desa, kecamatan, kabupaten, kota, pedagang eceran, pedagang pasar dll. Dinamika dan geliat usaha produk hortikultura khususnya Buah dan sayuran dalam rangka memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan terus meningkat.

Nilai Budaya

Produk hortikultura dapat memberikkan nilai keindahan khususnya digunakkan pada saat upacara-upacara keagamaan seperti pernikahan, kegiatan adat istiadat, hiasan bagi para penari, pengantin dan acara-acara keagamaan (seperti yang kita ketahui khusus bagi masyarakat Bali)  khusus bagi kegiatan  pariwisata acara penyambutan tamu-tamu dari mancanegara produk hortikultura dapat meningkatkan nilai budaya dan keramah tamahan bangsa Indonesia.

Pustaka :
Ahmad Dimyati et al, 2010. Dirjen Hortikultura. Kementrian Pertanian.
Web Analytics