Pemupukan NPK Optimal pada Kacang Tanah di Lahan Sawah Desa Jenggala Kecamatan Tanjung KLU

Pin It

Kacang tanah merupakan salah satu komoditas pangan yang bernilai ekonomi tinggi dan merupakan sumber pangan yang cukup penting, salah satunya sebagai sumber protein nabati. Seperti komoditas penting lainnya, ketersediaan kacang tanah lebih rendah dibandingkan dengan angka konsumsi. Di Indonesia produktivitas kacang tanah masih rendah, sekitar 1 t/ha,atausetengah dari hasil kacang tanah di negara lain seperti Amerika Serikat, China, dan Argentina yang telah mencapai lebih dari 2 t/ha (Adi Sarwanto dalam Wijaya, 2011). Lombok Utara merupakan salah satu daerah penghasil kacang tanah di Nusa Tenggara Barat, namun produktivitasnya belum optimal. Sistem budidaya petani setempat masih konvensional, antara lain tanpa pupuk, benih ditebar, dan jarang sekali dilakukan penyiangan.
Respon tanaman kacang tanah cukup beragam terhadap pemberian pupuk, baik organik maupun anorganik (Migawer and Soliman 2001; Sunanjaya and Resiani 2013; Sondakhet. al. 2012). Pada kondisi tertentu,hasil kacang tanah yang diberi pupuk organik lebih baikdari pupuk anorganik (Azis et. al. 2011).Pada kondisi yang berbeda justru pemberian pupuk organik memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan komponen hasil kacang tanah (Subiksa, Jakusko and Dakato, 2015). Pemberian pupuk anorganik dengan dosis yang berbeda memberikan pengaruh sangat nyata pada penambahan tinggi tanaman (Herdiana et. al. 2008; Hayati et. al. 2012), maupun komponen hasil (Hidayat 2008).
Lombok Utara (KLU) merupakan kabupaten penyumbang produksi kacang tanah terbesar di NTB setelah Kabupaten Bima.Pada tahun 2014 luas panen kacang tanah di KLU adalah 736 ha dengan produksi 11.295 ton (BPS 2014). Teknologi yang digunakan petani setempat cukup beragam, terutama dalam hal pemupukan. Sebagian petani tidak menggunakan pupuk sama sekali, sebagian lagi menggunakan pupuk tetapi dengan dosis yang sangat rendah, sebagian lainnya menggunakan pupuk dengan dosis cukup tinggi. Pupuk yang digunakan rata-rata phonska.

 

+ Selengkapnya...

Web Analytics