Komponen Teknologi Yang Mampu Meningkatkan Produktivitas Jagung Secara Nyata

Parent Category: Artikel
Created: Thursday, 30 January 2020 08:01
Published: Thursday, 30 January 2020 08:01
Written by Baiq Tri Ratna Erawati
Hits: 218

Untuk dapat memperoleh hasil jagung tinggi per satuan luas tentunya dibutuhkan sentuhan inovasi teknologi khususnya teknologi budidaya jagung. Seringkali petani dalam melakukan usahataninya tidak memperhatikan akan kelestarian lingkungan dan keberlanjutan organisme hidup didalamnya. Dimana petani seringkali melakukan management usahataninya dengan tidak bijaksana seperti penggunaan pupuk anorganik dan pestisida secara berlebih. Ha ini tentu akan menyebabkan terjadinya pencemaran tanah, air, udara dan tanaman. Residu pestisida dan pupuk akan tertinggal di hasil tanaman, tanah, air dan udara. Oleh sebab itu perlu dilakukan pencegahan atau pengurangan terhadap residu tersebut melalui penerapan konsep Teknologi Budidaya Jagung dengan Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT).
Pengertian PTT disini adalah keterpaduan pengelolaan antara tanaman, tanah dan air, secara tepat sehingga pengaruh negatif dari pengelolaan usahatani jagung tersebut dapat ditekan seminimal mungkin. Teknologi Budidaya Jagung dengan pendekatan PTT memiliki 12 komponen teknologi yang terdiri atas komponen Utama dan komponen Pilihan. Dari 12 komponen teknologi tersebut setelah dilakukan pengkajian dan evaluasi terhadap penerapan petani di tingkat lapang, tidak semua komponen teknologi bisa diterapkan petani secara baik dan benar. Hal ini disebabkan karena faktor ekonomi, sosial dan agroekosistem setempat. Berdasarkan kondisi ini, sebenarnya petani bisa memilih komponen teknologi yang memberikan pengaruh besar dan nyata terhadap peningkatan produktivitas jagung, agar usahatani lebih efisien. Berikut akan disampaikan komponen teknologi yang memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan produktivitas jagung.

+ Selengkapnya...

Web Analytics