Mengenal Varietas Unggul Baru Jagung Hibrida Balitbangtan Dengan Berbagai Potensi Dan Keunggulannya

Parent Category: Artikel
Created: Thursday, 30 January 2020 07:54
Published: Thursday, 30 January 2020 07:54
Written by Baiq Tri Ratna Erawati
Hits: 267

Jagung merupakan bahan pangan utama kedua setelah beras. Sebagai sumber karbohidrat, jagung mempunyai manfaat yang cukup banyak antara lain sebagai bahan pakan dan bahan baku industri. Penggunaan jagung sebagai bahan baku dan pakan terus mengalami peningkatan sementara ketersediaannya terbatas. Untuk itu, perlu dilakukan upaya peningkatan produksi melalui perluasan areal penanaman dan peningkatan produktivitas. Salah satu cara untuk mengatasi rendahnya produktivitas jagung yaitu dengan perbaikan varietas.
Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu provinsi penghasil jagung di Indonesia. Luas panen jagung tahun 2017 seluas 210.000 ha dengan produktivitas rata-rata sebesar 6,7 t/ha. Sementara dari hasil penelitian BPTP NTB pada beberapa lokasi Demplot dan display varietas jagung hibrida (VUB) produk Badan Litbang Pertanian, produktivitas mencapai 11-13 t/ha. Ini merupakan peluang besar bagi petani untuk dapat meningkatkan produktivitas jagung mereka. Penggunaan varietas jagung hibrida Balitbangtan tujuannya bila petani menyukai varietas tersebut, maka petani atau penangkar yang berada di wilayah tersebut dapat memproduksi benih tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka sehingga usahatani mereka lebih efisien.

+ Selengkapnya...

Web Analytics