Bila Ingin Usaha Ayam KUB

Pin It

Ayam KUB sejak diperkenalkan oleh Balitbangtan BPTP NTB pada tahun 2012 di Desa Jago Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah sampai saat ini telah mengalami perkembangan hampir di semua wilayah Kabupaten di NTB. Namun bibit (DOC) umumnya masih didatangkan dari luar wilayah NTB. Usaha penetasan ayam KUB belum mampu mensuplai kebutuhan DOC.  Untuk memenuhi permintaan pasar beberapa tahun belakangan banyak produk bibit ayam kampung yang diproduksi oleh perusahaan swasta untuk memenuhi peluang pasar bibit ayam.  Permintaan bibit ayam semakin meningkat sesuai dengan berkembangnya usaha ternak ayam kampung komersil di NTB.  Meningkatnya jumlah DOC dari luar daerah seperti Jawa Timur yang masuk ke wilayah NTB.  Akan tetapi harga DOC cenderung mengalami kenaikan, menurunnya DOC dipasaran pada waktu-waktu tertentu dapat menyebabkan kenaikan harga DOC. Peningkatan harga DOC berakibat pada kenaikan biaya produksi terutama pada usaha pembesaran.  

Ayam KUB merupakan ayam bukan ras (Buras) yang memang tidak spesifik sebagai petelur atau pedaging.  Ayam KUB termasuk tipe dwiguna yaitu dikategorikan sebagai penghasil telur maupun sebagai penghasil daging, umumnya memiliki produktivitas di bawah ayam tipe petelur atau ayam tipe pedaging. Asal usul ayam KUB adalah berasal dari hasil persilangan ayam-ayam unggul lokal di Indonesia. Secara fisik ayam tidak seragam,  warna bulu beragam, bentuk fisik seperti bentuk pial bagi ayam jantan. Oleh karena itu untuk memulai usaha ayam KUB sebaiknya telah mengetahui sumber bibit berkualitas baik agar dapat menghasilkan produksi sesuai dengan harapan.

+ Selengkapnya...

Web Analytics