Bimtek Dan Workshop Implementasi Kegiatan Perbenihan Kedelai

Parent Category: Artikel
Created: Friday, 03 January 2020 14:45
Published: Friday, 03 January 2020 14:45
Written by Nani Herawati dan Irma Mardian
Hits: 147

Sebagai daerah penyumbang produksi pangan Nasional, Provinsi NTB terus berupaya untuk mempertahankan swasembada beras dan pencapaian surplus beras nasional dan swasembada kedelai. Selain padi dan kedelai, Kementrian pertanian juga berupaya untuk mewujudkan swasembada jagung. Target produksi jagung nasional tahun 2012 sebesar 22 juta ton, namun target tersebut belum bisa tercapai, akibat dari beberapa kendala antara lain: anomali iklim serta serangan hama dan penyakit.
Upaya peningkatan produktivitas dan produksi kedelai perlu ditunjang dengan penyediaan benih bermutu dari varietas unggul baru. Pengembangan benih di NTB sangat penting artinya mengingat ketersediaan benih bermutu dari VUB kedelai masih terbatas, sehingga petani menanam benih antar lapang dari varietas yang telah lama berkembang di lokasi dan tidak bersertifikat. Untuk meningkatkan penggunaan benih bermutu, maka kegiatan pengembangan produksi benih sangat perlu dilakukan disentra produksi untuk mempercepat penyebaran, penggunaan benih bermutu dari VUB yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Badan Litbang Pertanian telah menghasilkan varietas unggul kedelai dengan daya hasil tinggi, namun ketersediaan benihnya di lapang belum mencukupi. Penyediaan benih di wilayah pengembangan merupakan salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan benih di kawasan/desa.

+ Selengkapnya...

Web Analytics