Teknologi Sumber Daya Genetik Yang Ditampilkan Dalam Open House 2016

Parent Category: Artikel
Created: Thursday, 06 October 2016 12:21
Published: Thursday, 06 October 2016 12:21
Written by Muji Rahayu dan Eka
Hits: 844

Beberapa varietas Bawang  Merah unggulan  dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Pertanian yang  adaptip dikembangkan di NTB antara lain:

  1. TRISULA, varietas bawang merah yang memiliki karakter umbi warna merah keunguan yang cerah dan memiliki potensi hasil 23 t/ha;
  2. PANCASONA, varietas bawang mermemiliki potensi hasil 23 t/ha;
  3. BIMA BREBES, varietas bawang merah yang memiliki potensi hasil 21 t/ha dan memiliki sifat adaptif yang luas pada segala agroekosistem;
  4. KETA MONCA, varietas unggulan lokal dan sudah dilepas secara nasional memiliki potensi hasil 20 t/ha;
  5. BIRU LANCOR, varietas unggulan lokal dari Probolinggo yang sudah dilepas dan memiliki potensi hasil cukup tinggi 21 t/ha.

Beberapa varietas bawang merah yang  cocok untuk dataran tinggi yaitu:

  1. BATU IJO, varietas yang memiliki karakteristik  umbi besar, jumlah anakan 2 - 7 batang/rumpun, warna umbi merah marun dan sangat kompak (padat), potensi hasil mencapai 23 t/ha;
  2. BALI KARET, varietas dengan karakteristik umbi besar, jumlah anakan 1 - 4 batang/rumpun, tekstur umbi kurang kompak (sedikit gembos), warna umbi keunguan cerah dan potensi hasil 22 t/ha.
  3. AMPENAN, varietas lokal memiliki karakteristik adaptif  pada lahan-lahan dekat pantai, toleran terhadap curah hujan tinggi, agak toleran terhadap serangan penyakit, umur sangat pendek 55 hari dan memiliki potensi hasil 20 t/ha;
  4. MAMBEN, varietas local dari varietas introduksi yang sudah lebih dari 10 tahun adaptif di sebagian besar wilayah pengembangan bawang merah di Kabupaten Lombok Timur.  Memiliki adaptasi yang bagus pada lahan  usahatani dekat pantai dan memiliki potensi hasil 21 t/ha.

+ Selengkapnya...

Web Analytics