CPCL DEMFARM TEKNOLOGI BUDIDAYA JAGUNG UNTUK MK1 DI LAHAN KERING IKLIM KERING

Parent Category: Berita
Created: Monday, 01 March 2021 16:15
Last Updated: Monday, 01 March 2021 16:16
Published: Monday, 01 March 2021 16:15
Written by Admin
Hits: 95

Upaya meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) di lahan kering iklim kering dengan tantangan   terutama pada ketersediaan sumber air yang berasal dari curah hujan. Untuk itu perlu mencari sumber pengairan yang lain dalam rangka mendukung peningkatan IP di lahan kering iklim kering. Jum’at 25 Pebruari 2021 tim BPTP NTB telah melakukan survey lokasi dan calon petani yang akan melaksanakan kegiatan demfarm teknologi budidaya jagung MK1.  Survey dilaksanakan di Desa Senayan Kecamatan Pototano, dengan alternative suplemen irigasi yang bersumber dari sumur dalam.  Demfarm akan dilaksanakan pada lahan seluas 5 ha, di Kelompok Tani “Cempaka” di desa Senayan untuk meningkatkan IP. Saat ini lahan hanya ditanami jagung 1 kali dalam setahun. Pompanisasi  di sekitar lahan kelompok tersedia sekitar 4 sumur dengan debit rata-rata  10  L/detik. Demfarm  jagung MK 1 akan dilaksanakan untuk meningkatkan IP menjadi 200 atau 2 kali tanam setahun.   


Kondisi pertanaman jagung MH saat ini dengan hamparan  luas 80 HST,  diperkirakan panen pada akhir Maret atau awal April 2021.  Direncanakan 10 hari sebelum panen, akan dilaksanakan penanaman jagung diantara barisan jagung.  Sistem penanaman ini diterapkan untuk memanfaatkan langas tanah yang masih lembab.

 

  
Gambar 1. Diskusi dengan calon petani kegiatan demfarm jagung MK 1
  

Gambar 2. Kondisi tanaman petani MH 2020/2021 di Kelompok tani Cempaka Desa Senayan Kec Pototano

 

 

 

 

 

Web Analytics