KOMODITAS UNGGULAN TAMAN AGRO INOVASI BPTP NTB

Parent Category: Berita
Created: Monday, 08 February 2021 13:32
Last Updated: Tuesday, 09 February 2021 12:45
Published: Monday, 08 February 2021 13:32
Written by Hayyuna Khairina
Hits: 85
 
Taman Agro inovasi (TAGRINOV) BPTP NTB mengembangkan beberapa komoditas unggulan yang strategis di sekitar kantor BPTP NTB antara lain buncis, melon dan porang.
 
Tanaman buncis yang dikembangkan ialah Varietas Unggul Balitbangtan (VUB) buncis horti I dan dan VUB buncis horti III.
Tanaman tersebut merupakan tanaman yang peka terhadap penyakit karat daun dan sesuai untuk ditanam di dataran tinggi dan medium. Saat ini tanaman sudah berumur 60 hst. Memasuki masa generatif, pemupukan pertanaman dilakukan dengan dosis KNO3 5 gram yang diberikan setiap 7 hari dan NPK 3 gram yang diberikan setiap 10 hari serta pemupukan daun dengan Gandasil B dengan dosis 5 gram/10 liter setiap 5 hari.
 
   
 
Tanaman melon golden yang dikembangkan di screen house, saat ini sudah berumur 45 hst dengan kondisi yang baik. Memasuki fase generatif dilakukan pemupukan dengan dosis 5 gram KNO3 setiap 7 hari dan 3 gram KCl setiap 14 hari. Penyemprotan insectisida sistemik dengan bahan aktif imidaklropit untuk mencegah kutu kebul dan aplikasi fungisida dengan bahan aktif difekonazol untuk pencegahan layu bakteri. Jarak waktu penyemprotan insectisida 2 minggu dan fungisida 3 minggu.
 
Selain buncis dan melon, TAGRINOV BPTP NTB juga mengembangkan tanaman porang. Tanaman porang dikembangkan dengan sistem tumpangsari, yaitu dengan tanaman ubi kayu dan pepaya. Sistem tanam ini dimaksudkan untuk dapat melindungi tanaman porang dari terik sinar matahari. Tanaman porang tidak tahan terhadap sinar matahari langsung. Penanaman dalam waktu yang berbeda, ubi kayu atau pepaya ditanam terlebih dahulu. Ubi kayu ditanam secara double row dengan jarak tanam 2,4 m × 1 m × 0,6 m dan jarak tanam porang adalah 60 cm × 50 cm, sedangkan jarak tanam pada pepaya ada 2,5 m x 2,75 m. Saat ini umur tanaman porang sudah mencapai 60 hst. Selain ditanam dengan tumpang sari, porang juga ditanam secara monokultur di Kebun Benih Induk (KBI) BPTP NTB. (Hayyuna Khairina)
 
 
Web Analytics