SISWA SMKPPN MATARAM BELAJAR PERSEMAIAN DENGAN DAPOG

Parent Category: Berita
Created: Tuesday, 02 February 2021 15:46
Last Updated: Tuesday, 02 February 2021 15:47
Published: Tuesday, 02 February 2021 15:46
Written by Hijriyah
Hits: 71

Didampingi oleh Tim UPBS Balitbangtan BPTP NTB, siswa- siswa PKL SMKPPN Mataram melakukan praktik persemaian benih padi VUB  varietas Inpari 32 dan Inpari 42  di Visitor Plot (29 / 01/ 2021).  Kegiatan tersebut dilakukan  agar siswa yang sedang melaksanakan PKL dapat mengetahui cara persemaian yang saat ini banyak diterapkan di lapangan.  Persemaian yang dipraktikan ini memiliki keuntungan pada penghematan tenaga, tidak membutuhkan lahan semai dan lebih praktis dalam transportasi bibit ke lahan dimana akan ditanam.  sebelum disemai dilakukan perlakuan terhadap benih yang akan disemai yaitu dengan perendaman selama 24 jam dan setelah itu ditiriskan dan diperam selama 18 jam sampai muncul titik  tumbuh akar di benih.    Seed  treatment   juga dilakukan  pada umur benih  5 (lima) hari dengan cara ditaburkan insektisida  sistemik yaitu Furadan.  Metode ini  bertujuan untuk  melindungi pertumbuhan awal tanaman khususnya benih padi VUB Inpari 32 dan 42 yang akan disemaikan tersebut

Persemaian menggunakan tray/dapog merupakan tempat untuk tumbuhnya bibit padi yang ditanam secara acak dengan cara ditabur pada media tumbuh untuk disemaikan.Bahan yang dipersiapkan  untuk persemaian dengan system Tray / dapog adalah tanah dan saringan.  Tanah  yang digunakan untuk media semai adalah tanah dari lahan  Visitor plot.   Tanah diisi kedalam Tray /dapog  kemudian diratakan selanjutnya  benih langsung ditabur diatas tanah dengan tangan.  Setelah  15 (lima belas) hari atau sekitar 2 (dua) minggu setelah persemaian, bibit sudah siap untuk ditanam.  Penanaman padi di lahan Sarah lokasi desa Sigerongan kecamatan Lingsar Lombok Barat menggunakan  jajar legowo 2:1 dengan luasan 50 are. (Hijriyah).

 

   

 

Web Analytics