Peneliti Ahli Muda

Luh Gde Sri Astiti

 


 

Nama : drh. Luh Gde Sri Astiti
Unit Kerja : BPTP Nusa Tenggara Barat
Pendidikan : S1
Jabatan : Peneliti Ahli Muda
Bidang Penelitian : Fisiologi Reproduksi
E mail : luhde_astiti@yahoo.com

  Luh Gde Sri Astiti dilahirkan di Klungkung, Bali, 15 Juli 1974, anak pertama dari tiga bersaudara, pasangan Wayan Sudana dan Nyoman Suryati. Ia menikah dengan I Gusti Ngurah Ketut Yudhyadi pada tahun 2002. Ia menyelesaikan pendidikan SD di SD 13 Mataram pada tahun 1986, SMP di SMPN 2 Mataram pada tahun 1989, SMA (jurusan Biologi) di SMAN 1 Mataram pada tahun 1992, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kemudian melanjutnya pendidikannya di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Bali dan menyelesaikan program Profesi Dokter Hewan pada tahun 1998.
Setelah menyelesaikan pendidikan Dokter Hewan dari FKH Universitas Udayana Bali, saya mendapat kesempatan untuk bergabung dengan Unit Riset Biomedik Litbangkes Rumah Sakit Umum Mataram bekerjasama dengan PT. Innodia dan Prodia Mataram selama 5 tahun (1998-2002) dalam penelitian bidang kesehatan yang mengembangkan kit Diagnostik untuk penyakit lambung yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori. Kemudian pada tahun 2002-2007, berkesempatan untuk menjadi asisten manajer Quality Control di Yayasan Hati Sehat PT. Hepatika Mataram untuk melakukan quality control pada kit Diagnostik penyakit Hepatitis B, Hepatitis C, Malaria, HIV dan test kehamilan. Disamping itu sejak tahun 2000 sampai sekarang, Ia merupakan Dosen Tetap Yayasan Sangkareang dan aktif mengajar dan membimbing serta menguji skripsi S-1 di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Nusa Tenggara Barat.
Sejak tahun 2008- hingga sekarang bergabung menjadi peneliti di BPTP NTB. Secara intensif mengikuti dinamika kegiatan di BPTP NTB baik sebagai penanggungjawab kegiatan pengkajian, sebagai anggota tim pengkajian dan pada tahun 2011-2013, dipercaya menangani Unit Kerjasama di BPTP NTB. Setelah mengikuti Diklat Dasar Peneliti Pertama pada tahun 2010, memperoleh jenjang Peneliti Pertama pada tahun 2011 dan selanjutnya pada tahun 2012 memperoleh jenjang Peneliti Muda di bidang Budidaya Peternakan.
Luh Gde Sri Astiti telah menulis sejumlah 30 buah karya ilmiah yang dipublikasi dalam bentuk buku, artikel, prosiding dan jurnal ilmiah, 1 buah buku dan komik masing-masing diterbitkan oleh IPB Press dengan judul Fasciolosis pada Sapi Bali di Pulau Lombok dan Hati-Hati Penyakit Cacing Hati. 
Selain sebagai peneliti, juga aktif di kegiatan organisasi profesi dan tergabung dalam Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Nusa Tenggara Barat sejak tahun 2000 - sekarang dan menjadi anggota komisi pengembangan profesi Dokter Hewan serta mendapatkan mandat sebagai anggota Komite Bersama Ujian Nasional Kompetensi Dokter Hewan Indonesia periode 2010-2014.
Luh Gde Sri Astiti, BPTP NTB Jl. Raya Peninjauan Narmada, Telp. 0370-671312 Faksimile 0370-671620 Email : luhde_astiti@yahoo.com

 

Publikasi :

 

 

Baiq Tri Ratna Erawati, SP, MSc

 


 

Nama : Baiq Tri Ratna Erawati, SP, MSc
Unit Kerja : BPTP Nusa Tenggara Barat
Pendidikan : S2
Jabatan : Peneliti Ahli Muda
Bidang Penelitian : Budidaya Tanaman
E mail : triratnae@yahoo.com;  bq.erawati@yahoo.com

  Baiq Tri Ratna Erawati, SP, MSc, menyelesaikan pendidikan S1 (SP) dari Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Institut Pertanian”STIPER” Yogyakarta pada tahun 1996, dan menyelesaikan pendidikan S2 (MSc) bidang agronomi, pada tahun 2009, di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Yang bersangkutan diangkat sebagai peneliti pada tahun 2002 dalam bidang budidaya tanaman. Selama ini menangani tanaman pangan dan hortikultura, khususnya jagung, kacang tanah, dan pisang. Kegiatan penelitian yang telah dilaksanakan antara lain;  i)  pengembangan Sistem Usaha Pertanian (SUP) jagung di Sumbawa  (1997-2000) yang kemudian salah satu komponen teknologinya banyak diadopsi petani sampai saat ini adalah Budidaya Jagung dan relay jagung dengan kacang hijau, ii) pengembangan jeruk dataran tinggi sembalun (2002),  iii) pengembangan Agribisnis Pisang Lahan Kering yang komponen teknologinya banyak diadopsi petani adalah Teknologi Budidaya Pisang dan Teknologi Pembibitan Pisang dari Bonggol, iv) Uji multi lokasi jagung yang bekerjasama dengan peneliti Balitsereal Maros sampai menghasilkan beberapa varietas unggul baru, v) Sekolah Lapang  Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT)  Jagung (2010-2012), dan  Scalling Up kacang tanah yang merupakan kegiatan kerjasama antara BPTP NTB dengan Australia (ACIAR) pada tahun 2010-2011.
Lebih dari 30 judul karya tulis ilmiahnya telah dipublikasikan baik sebagai penulis utama maupun co-auther yang diterbitkan dalam berbagai prosiding, brosur, liptan, poster, maupun bulletin.

 

Publikasi :

 

 

Baiq Nurul Hidayah, SP, MP, M.Sc, Ph.D

 


 

Nama : Baiq Nurul Hidayah, SP, MP, M.Sc, Ph.D
Unit Kerja : BPTP Nusa Tenggara Barat
Pendidikan : S3
Jabatan : Peneliti Ahli Muda
Bidang Penelitian : Hama dan Penyakit Tanaman dan Plant Sciences 
E mail : -

   

 

Publikasi :

 

 

Dr. Drh. Nurul Hilmiati, MVS

 


 

Nama : Dr. Drh. Nurul Hilmiati, MVS
Unit Kerja : BPTP Nusa Tenggara Barat
Pendidikan : S3
Jabatan : Peneliti Ahli Muda
Bidang Penelitian : Kesehatan Hewan;    Komunikasi untuk pembangunan pertanian;  Pendekatan partisipatif dalam kegiatan penelitian dan pengembangan pertanian
E mail : hilmiati@yahoo.com

  Dr. Drh. Nurul Hilmiati, MVS mendapatkan gelar dokter hewan dari Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta pada tahun 2000. Sejak menamatkan pendidikan dokter hewan, yang bersangkutan bekerja di Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok dengan sebagai Kepala Laboratorium Kesehatan Hewan type C dan Pos Kesehatan Hewan. Pada tahun 2002, yang bersangkutan mendapatkan beasiswa Australia Development Scholarship (ADS) untuk melanjutkan pendidikan master di the University of Queensland, Australia bidang Beef Cattle Management and Tropical Veterinary Medicine. Selepas menyelesaikan program master tahun 2004, yang bersangkutan memutuskan untuk pindah bekerja di Balai Pengkajian Teknologi Petanian (BPTP) NTB sebagai peneliti, hingga saat ini.
Sejak bekerja di BPTP-NTB, yang bersangkutan terlibat dalam berbagai kegiatan pengkajian teknologi termasuk dengan kegiatan pengkajian kerjasama dengan luar negeri seperti ACIAR (Australia Centre for International Agricultural Research). Yang bersangkutan pernah menjadi project leader kegiatan pengkajian dampak sosial ekonomi flu burung, kegiatan kerjasama BPTP-NTB dan ACIAR pada tahun 2006. Menjadi penanggung jawab kegiatan pengkajian obat alternative untuk scabies pada tahun 2005-2006, dan menjadi anggota tim pengkajian “Integrating crop-livestock production system in Lombok”, kerjasama BPTP-NTB dan ACIAR.
Tahun 2007 merupakan titik balik bagi yang bersangkutan, sebagai seorang dokter hewan dengan latar belakang keilmuan sains. Saat itu yang bersangkutan terpilih mewakili BPTP-NTB sebagai peserta dua pelatihan berseri dengan materi dimensi sosial dari proyek-proyek ACIAR. Dalam pelatihan ini, yang bersangkutan diperkenalkan pada konsep partisipasi petani dalam kegiatan-kegiatan pengkajian, pada aspek sosial komunikasi dari proyek pengkajian berlatar belakang sains, dan pada proses belajar yang ada dalam kegiatan pengkajian. Hasil dari pelatihan itu membuat yang bersangkutan tertarik untuk merefleksikan betapa para peneliti sains seringkali sangat jauh dalam memahami dan mengintegrasikan aspek sosial dalam kegiatan pengkajian. Terlalu sering para peneliti turun ke lapangan, ke sawah-sawah, ke perkampungan-perkampungan petani mengumpulkan data untuk kepentingan peneliti membuat proposal proyek, seminar dan publikasi ilmiah lainnya. Sejak itu, yang bersangkutan mulai bertanya pada dirinya sendiri, bagaimana agar kegiatan pengkajian teknologi pertanian di BPTP-NTB bisa lebih efektif sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani.
Yang bersangkutan menjadi sangat tertarik dengan penerapan ilmu-ilmu sosial dalam kegiatan pengkajian teknologi pertanian di BPTP sehingga selalu berupaya mencari pelatihan-pelatihan terkait. Pada bulan Maret 2008, yang bersangkutan mendapatkan grant dari Pemerintah Belanda melaui Netherland Fellowship Program untuk mengikuti pelatihan ‘participatory planning, monitoring and evaluation: managing for change’, yang diselenggarakan oleh the Wageningen University, Belanda. Pelatihan selama tiga minggu ini telah membawa yang bersangkutan pada level yang lebih tinggi dalam mengapreseasi pentingnya aplikasi ilmu-ilmu sosial dalam kegiatan pengkajian teknologi. Pada saat yang bersamaan, yang bersangkutan menyaksikan sendiri tantangan yang dihadapi dalam kegiatan pengkajian untuk menghasilkan dampak pengkajian pada perbaikan kesejahteraan petani. Pada titik itu lah yang bersangkutan memutuskan untuk juga mendalami ilmu sosial. Pada tahun 2008, yang bersangkutan mendapat beasiswa ACIAR untuk melanjutkan jenjang pendidikan doctor (S3). Yang bersangkutan memutuskan mendalami topik thesis pada ‘komunikasi untuk perubahan perilaku: membuat pengkajian teknologi bermanfaat untuk petani’. Hal ini telah menjadi perjalanan belajar yang bersangkutan, untuk memastikan bahwa penelitian dan pengkajian teknologi pertanian yang ada lebih bermanfaat bagi petani.

 

Publikasi :

 

 

Dr. Ulyatu Fitrotin, SP, MP

 


 

Nama : Dr. Ulyatu Fitrotin, SP, MP
Unit Kerja : BPTP Nusa Tenggara Barat
Pendidikan : S3
Jabatan : Peneliti Ahli Muda
Bidang Penelitian : Teknologi Pasca Panen 
E mail : -

   

 

Publikasi :