Berita

Dukungan Balitbangtan BPTP NTB Dalam Pengembangan Perbenihan Jagung dan Bawang Putih di NTB

Pin It
Pada hari Senin, 6 Januari 2020 telah dilaksanakan Koordinasi Perbenihan Jagung Hibrida dan Perbenihan Bawang Putih “Sangga Sembalun” yang digagas oleh Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi NTB bertempat di ruang aula Balitbangtan BPTP NTB. Hadir dalam acara ini Kepala BPTP NTB, Kepala BPSB Provinsi NTB, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, PT. Bank NTB Syariah, Asbenindo Provinsi NTB, perwakilan PT Shriram Seed Indonesia, serta peneliti BPTP NTB. Acara dibuka oleh Kepala BPTP NTB, Dr. Ir. Awaludin Hipi, M.Si. Dalam sambutannya, , Kepala Balai menyampaikan bahwa BPTP merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Badan Litbang Pertanian yang memiliki tupoksi untuk melaksanakan pengkajian dan diseminasi teknologi spesifik lokasi. Kementerian Pertanian saat ini memiliki program dimana teknologi benih harus menjadi hal yang utama dalam memproduksi komoditas pertanian. Hal ini juga mendukung target kementerian pertanian untuk dapat mencapai peningkatan produktivitas minimal 7%. Selanjutnya disampaikan bahwa, BPTP NTB siap melakukan pendampingan teknologi dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Penyampaian materi dari perwakilan HKTI Provinsi NTB, Ir. Ahmad Muzani yang menyampaikan mengenai tujuan, usaha dan program yang akan dilaksanakan oleh HKTI dalam mendukung program pemerintah, antara lain pengembangan benih jagung Hibrida dan Pengembangan Benih Bawang Putih Sembalun. Dalam acara ini juga disampaikan materi teknologi perbenihan jagung Hibrida oleh Nurcholis dari PT Shriram Seed Indonesia dan juga paket teknologi produksi benih bawang putih oleh peneliti BPTP NTB, Dr. Moh. Nazam, M.P. Setelah penyampaian materi dari masing-masing stakeholder, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi. Diharapkan dengan terlaksananya kegiatan ini, dapat diperoleh informasi dan masukan sehingga setiap stakeholder dapat bekerja sesuai tupoksi masing-masing untuk mendukung program pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan petani, khususnya dalam pengembangan benih jagung Hibrida dan Pengembangan Benih Bawang Putih. (Syilvia Kusuma Putri Utami)