Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

ePetani
ktt
Tekno Inovatif
300 Teknologi Inovatif
phslb

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Berita


Praktik Lapang Pemantapan Swasembada Pangan Anggota TNI AD Korem 162/Wira Bhakti di BPTP NTB PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh M. F. Matenggomena   
Rabu, 31 Desember 2014 14:51

Jajaran Korem 162/Wira Bhakti melaksanakan praktek lapangan di Balai Pangkajian Teknologi Pertanian  Nusa Tenggara Barat, Selasa (30/12/2014), sebagai bagian dari pelatihan dan pemantapan swasembada pangan yang dilaksanakan di BPTP NTB sejak Senin 29/12/2014.

Praktek lapangan diawali dengan pengarahan oleh Kepala Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Barat Ir. Husnainidiaty Nurdin., MM di halaman kantor BPTP NTB.

Husnainidiaty dalam arahannya menyampaikan  amanat Presiden Republik Indonesia tentang swasembada pangan selama tiga tahun ke depan yang merupakan tugas dan tanggung jawab Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam mendampingi petani, oleh karena itu diharapkan  kerjasama dan koordinasi antara TNI Angkatan Darat dan PPL  di setiap wilayah kerja untuk mensuksekan program swasembada tersebut.

Lebih jauh Husnainidiaty menjelaskan bahwa swasembada pangan akan tercapai jika produksi pertanian meningkat. Untuk mendukung peningkatan produksi pertanian para petani sebagai pelaku utama harus diarahkan untuk  menggunakan teknologi pertanian, baik dalam pemilihan benih, cara pengelolaan lahan, cara tanam, cara pemupukan dan pemanenan hasil,  sehingga peningkatan hasil pertanian tercapai. “ Keberadaan anggota TNI dapat memotivasi PPL untuk bekerja lebih bersemangat serta dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang dialami oleh petani” demikian disampaikan Husnainidiaty di akhir arahannya.

Pengarahan selanjutnya disampaikan oleh Kepala BPTP NTB Dr. Ir. Dwi Praptomo S., MS yang menyampaikan bahwa ilmu pengetahuan yang didapatkan oleh anggota TNI AD dalam pelatihan selama dua hari di BPTP NTB  merupakan bekal untuk dapat diaplikasikan di wilayah kerja masing masing. Acara pengarahan dirangkai dengan penyerahan benih kedelai secara simbolik kepada masing-masing perwakilan Komandan Rayon Militer  dan Babinsa se- NTB oleh Kepala BPTB,  Dr. Ir. Dwi Praptomo S., M.Si dan Kepala Sekretariat Bakorluh NTB, Ir. Husnainidiaty Nurdin., MM.

Acara selanjutnya adalah praktik dari teori yang telah didapat hari sebelumnya. Praktik ini antara lain tanam padi dengan sistem  jajar legowo 4 : 1, 3 : 1 dan 2 : 1, yang dipandu oleh Lalu Wirajaswadi., M.Ed di lahan Balai Benih Induk Padi, Palwija dan Hortikultura (BBI-PPH) Provinsi NTB; perlakuan benih dan cara tanam jagung di Kebun Percobaan BPTP NTB yang di pandu oleh Bq. Tri Ratna Erawati, SP.MSc; pengenalan varietas padi dan kedelai di Unit Pengelolaan Benih Sumber (UPBS) BPTP NTB yang di pandu oleh Sabar Untung, SP; dan praktek ramuan organik tanaman serta ramuan organik ternak yang dipandu oleh Kapten Infantri Iswadin di halaman BPTP NTB.  Dan  di akhir acara BPTP NTB menyerahkan Benih kedelai kelas SS sebanyak 1640 kg kepada jajaran Korem 162/Wira Bhakti yang terdiri atas 6 Kodim, yang akan didistribusikan ke masing-masing Koramil dan pos ramil. Acara pelatihan dan pemantapan swasembada pangan ini di tutup secara resmi oleh komandan Korem 162/ Wira Bhakti Kolonel Arh Kuat Budiman, S.I.P.  (M. F. Matenggomena)

 
Pelatihan dan Pemantapan Swasembada Pangan Anggota Korem 162/Wira Bhakti di BPTP NTB PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh M. F. Matenggomena   
Selasa, 30 Desember 2014 09:39

Presiden Republik Indonesia mengamanahkan kepada TNI Angkatan Darat, untuk mensukseskan program swasembada pangan selama 3 tahun ke depan. Untuk mendukung hal tersebut,  TNI Angkatan Darat Korem 162/ Wirabhakti Nusa Tenggara Barat bekerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB melaksanakan Pelatihan dan Pemantapan Swasembada Pangan (padi, jagung, kedelai) untuk para  Danramil dan Babinsa jajaran Korem 162/Wira Bhakti se-NTB. Pelatihan berlangsung selama dua hari, (29-30/12/2014) yang diikuti oleh 30 orang peserta terdiri dari Perwira dan Bintara. Pelatihan hari pertama diisi dengan penyegaran teori tentang budidaya tanaman pangan sementara pada hari kedua peserta diajak untuk praktik langsung tentang teori yang sudah didapatkan hari sebelumnya.

Kepala BPTP NTB, Dr. Ir. Dwi Parptomo S., MS. Dalam pengantarnya mengatakan, sesuai dengan mandat Kementerian Pertanian, BPTP NTB bertugas menyiapkan teknologi di bidang pertanian baik tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Lebih lajut,  disebutkan bahwa BPTP NTB memiliki tenaga ahli sebanyak 40 orang,  sebagai peneliti dan penyuluh sesuai dengan bidang kepakaran masing-masing. “Untuk kesempatan ini BPTP NTB menyiapkan pelatihan dengan fokus teknologi budidaya padi, jagung dan kedelai” demikian disampaikan  Dwi Praptomo.

Lebih jauh, Kepala BPTP NTB menjelaskan bahwa untuk mendukung program swasembada pangan, maka perlu ditingkatkan produksinya secara nasional. Provinsi NTB sendiri telah sukses malaksanakan swasembada beras dengan mengirimkan sekitar 500 ton beras ke Indonesia Bagian Timur (NTT dan Papua). Namun secara nasional, Indonesia masih mengimpor beras dari negara lain.

“Ilmu pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan dalam kegiatan pelatihan harus dapat diaplikasikan oleh peserta di wilayah kerjanya masing-masing, sehingga program swasembada pangan dapat tercapai”, demikian harapan Dwi Praptomo di akhir pengantarnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Komandan Korem 162/Wira Bhakti yang diwakili Kepala Staf Korem Letkol Infantri Arman Dahlan yang sekaligus juga membuka acara pelatihan secara resmi. Dalam sambutannya Arman Dahlan mengatakan peran pangan  merupakan masalah vital dan penting, kerena sebagian besar rakyat indonesia masih tergantung kepada kebutuhan pangan. Karena itu TNI AD juga memiliki bertanggung jawab dalam mensukseskan program pemerintah untuk swasembada pangan.

Acara pelatihan selanjutnya dipandu oleh Kasi Teritorial Letkol Infantri Drs.  Kusdiro, Pada hari pertama pelatihan ini disampaikan tiga materi terkait swasembada pangan, yaitu teknologi produksi padi sawah oleh Lalu Wirajaswadi., M.Ed, teknologi budidaya jagung oleh Bq. Tri Ratna Erawati, SP.M.Si, dan teknologi budidaya kedelai oleh Dr. Ir. Awaludin Hipi, M.Si, serta satu materi tentang penggunaan bahan organik oleh Kapten Infantri Iswan.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan diskusi. Banyak pertanyaan dari peserta terkait permasalahan dan teknologi budidaya pertanian, serta hama penyakit. Jawaban nara sumber sangat memuaskan peserta. Praktek lapangan akan dilaksanakan pada hari berikutnya.  (M. F. Matenggomena)

 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com