Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

ktt
phslb
ePetani
Tekno Inovatif

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Koordinasi SL-PTT Serealia di Mataram PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Yuliana Susanti   
Senin, 18 Maret 2013 07:59

Rapat Koordinasi SL-PTT tahun 2013 diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi NTB telah dilaksanakan (13–15/03/2013) bertempat di hotel Lombok Raya Mataram dengan jumlah peserta sebanyak 33 orang, masing-masing utusan dari kabupaten/kota se NTB dan instansi terkait lainnya. Acara dibuka oleh Ir. Pending Dadih Permana selaku Direktur Pasca Panen Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian. Beliau menghimbau pada semua pihak untuk mampu mengimplementasikan keberlangsungan pelaksanaan SL-PTT. Diakhir penyampaiannya Ir. Pending Dadih Permana menyimpan harapan besar agar  semua pihak mau melakukan pengawalan yang baik sehingga diperoleh hasil produksi yang sesuai dengan harapan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ir. Husni Fahri, MM selaku Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB. Beliau menghimbau pada masing-masing Kepala Bidang diinstansi/dinas terkait agar terus memantau pelaksanaan SL-PTT untuk meminimalisir kesalahan ada.

Pada hari kedua, narasumber pertama disampaikan oleh Ir. Safrudin selaku Kasubdit Padi Tadah Hujan dan Lahan Kering Direktorat Budidaya Serealia. Beliau mengatakan untuk mencapai sasaran produksi padi pada tahun 2013 perlu peningkatan produksi sebesar 3.018.594 ton GKG (4,37%) dari ASEM (Angka Sementara) 2012. Skenario pencapaian sasaran produksi dapat dicapai melalui peningkatan produksi sebesar 6.295.280 Ha, peningkatan perluasan areal tanam sebesar 704.440 Ha dan swadaya petani sebesar 7.351 juta Ha. Narasumber berikutnya disampaikan oleh Kepala BPTP NTB Dr. Ir. Dwi Praptomo S., MS, beliau memaparkan peran BPTP berdasarkan Permentan no.45 tahun 2011 yaitu : menyediakan rekomendasi teknologi spesifik lokasi, menyediakan kalender tanam, menyediakan informasi dan teknologi adaptasi terhadap perubahan iklim, merancang dan menyediakan benih untuk display dan uji adaptasi varietas serta merekomendasikan penggunaan varietas unggul spesifik lokasi, menempatkan peneliti di kabupaten/kota untuk mengawal penerapan teknologi rekomendasi spesifik lokasi, dan menyediakan publikasi dan penyampaian teknologi tepat guna ke Bakorluh/Bapelluh sebagai bahan materi penyuluhan. Selanjutnya narasumber ketiga adalah Dr. Mashur selaku Kepala sekretariat Bakorluh NTB. Dalam penyampaiannya beliau memaparkan 4 sukses pembangunan pertanian dapat diperoleh dengan cara : swasembada kedelai dan swasembada berkelanjutan padi dan jagung, peningkatan diversifikasi pangan, peningkatan nilai tambah, daya saing dan eksport dan yang terakhir adalah peningkatan kesejahtraan petani. Narasumber berikutnya disampaikan oleh Wayan Sudane perwakilan dari BPTPH. Dalam pemaparannya beliau menyatakan pendekatan yang dilakukan oleh BPTPH dalam menunjang pelaksanaan PTT antara lain : kajian akan kebutuhan dan aspirasi petani setempat; memadukan pengelolaan tanaman, lahan, air dan OPT (Organisasi Pengganggu Tanaman) sesuai kemauan dan kemampuan petani; kesesuaian interaksi dan sinergi antara komponen teknologi; dan sistem budidaya yang dinamis sesuai perkembangan teknologi dan kemampuan petani. Narasumber selanjutnya disampaikan oleh Sukimin perwakilan dari BPSBTPH, beliau memaparkan bahwa indikator keberhasilan tersebut dapat dilihat dari terlaksananya penyaluran benih bersubsidi untuk komoditas padi inbrida (lahan sawah, lahan kering, lahan pasang surut dan lahan lebak), padi hibrida, jagung (hibrida dan komposit), kedelai dalam rangka pelaksanaan SL-PTT maupun diluar SL-PTT. Narasumber terakhir disampaikan oleh Fuad Widodo perwakilan dari PT. Pertani. Dalam penyampaiannya beliau memaparkan ruang lingkup PT. Pertani adalah memproduksi dan memasarkan benih padi dan palawija, memproduksi dan menyalurkan pupuk, pengadaan dan menyalurkan saprotan. Beliau juga menambahkan mekanisme penyaluran benih bersubsidi dan sistem pembayarannya tinggal menunggu pedum dari pusat. Setelah pemaparan materi selesai dilanjutkan dengan kegiatan diskusi. Pada hari ke tiga dilanjutkan dengan kegiatan workshop sekaligus penutupan acara.  (Sumber : Yuliana Susanti).

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com