Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

phslb
Tekno Inovatif
ktt
ePetani

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Sosialisasi Teknologi Sistem Jajar Legowo Padi Sawah oleh BPTP NTB PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Fitria Zulhaedar & Yanti Triguna   
Kamis, 22 Maret 2012 13:51

"Legowo menurut bahasa jawa berasal dari kata “Lego” yang berarti luas dan “dowo” yang berarti panjang”. Demikian kalimat pembuka yang disampaikan Dr. Moh. Nazam SP., MSi. sebagai salah satu Narasumber dalam kegiatan sosialisasi teknologi sistem pertanaman padi jajar legowo pada hari Rabu tanggal 21 Maret 2012. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengkajian Pola Tanam Di Lahan Tadah Hujan Dengan Pengairan Sumur Dangkal Untuk Mengantisipasi Perubahan Iklim di NTB

Petani  peserta kegiatan terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan, mulai dari pertemuan hingga mencoba langsung di lahan sawah.  Dari respon anggota kelompok tani “Andalan” dapat ditangkap bahwa sebagian besar dari mereka masih sangat awam dengan teknologi sistem jajar legowo. Dr. H. Moh. Nazam SP. MSi menjelaskan bahwa sistem tanam ini pada prinsipnya meningkatkan populasi dengan cara mengatur jarak tanam antar rumpun maupun antar barisan, sehingga terjadi pemadatan rumpun padi di dalam barisan dan memperlebar jarak antar barisan.

Pada akhirnya nanti semua rumpun padi akan memperoleh manfaat dari pengaruh pinggir (border effect) karena pada sistem ini dua baris semua rumpun padi berada di barisan pinggir pertanaman. Sistem tanam jajar legowo terdiri dari tipe 2 : 1 (Setiap dua baris diselingi satu barisan kosong dengan lebar dua kali jarak dalam barisan), 3 : 1 (Setiap tiga baris tanaman padi diselingi satu barisan kosong dengan lebar dua kali jarak dalam barisan) dan 4 : 1 (Setiap tiga baris tanaman padi diselingi satu barisan kosong dengan lebar dua kali jarak dalam barisan).

Kegiatan ini berlangsung di Desa Gapura Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, dihadiri oleh 30 orang petani dan salah seorang team PT. NUFARM yaitu perusahaan multinasional yang bergerak dibidang industry agrokimia. Kehadiran team dari PT. NUFARM tersebut yaitu untuk menjelaskan keluhan petani dari segi hama penyakit tanaman padi sawah. Tidak hanya dari segi sistem pertanaman dan penyakitnya, petani setempat juga mendapatkan arahan tentang pentingnya menggunakan  varietas unggul dan pemupukan dengan dosis dan waktu yang tepat yang disampaikan oleh Peneliti dari BPTP NTB Dr. H. Ahmad Suriadi, SP., M.Agr.Sc.

Penjelasan Dr. H. Ahmad Suriadi, SP., M.Agr.Sc. tentang beberapa komponen penting teknologi budidaya padi sawah dengan pendekatan PTT yang meliputi varietas anjuran dan kebutuhan benih; persemaian dan penyiapan bibit; penyiapan lahan; cara tanam; penyiangan; pengairan; pemupukan; pengendalian hama dan penyakit serta panen dan penanganan hasil, membuka wawasan petani setempat akan kesalahan budidaya yang selama ini mereka lakukan secara membudaya. Pada akhirnya diharapkan ada perubahan perilaku petani kooperator sehingga memberikan dampak positif bagi mereka dan dapat diikuti oleh petani lainnya. (Fitria Zulhaedar & Yanti Triguna)

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com