Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

ktt
ePetani
phslb
Tekno Inovatif

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Ayo Menanam Sayuran di Pekarangan PDF  Array Cetak Array  E-mail
Oleh Nani Herawati dan Muji Rahayu   
Selasa, 29 Maret 2011 10:22

Penganekaragaman  konsumsi pangan adalah sebuah upaya untuk  memantapkan atau membudayakan pola konsumsi pangan yang beranekaragam dan seimbang serta aman. Keseimbangan dalam artian jumlah dan komposisi yang  memenuhi kebutuhan gizi manusia atau masyarakat Nusa Tenggara Barat. Hal ini sejalan dengan peraturan Presiden No.22 tahun 2009 tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.  Salah satu program tersebut dimplementasikan dalam  pemberdayaan kelompok wanita melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan. Pekarangan adalah Sebidang tanah yang mempunyai batas (Jelas atau tidak jelas)  yang terdapat disekitar rumah dan pada umumnya di kerjakan sebagai usaha sambilan (Nasution, 1984).  Kegiatan penanaman di pekarangan ini biasanya dilakukan dalam jumlah yang sedikit  dengan berbagai jenis tanaman, sehingga sangat potensial untuk penganekaragaman pangan. Pekarangan yang ditata dengan aneka tanaman sayuran memiliki multi efek  yaitu selain efek ekonomi juga estetika.

Harjadi (1978) dan Mahfoedi ( 1977 ) memberikan fungsi pekarangan sebagai penghasil : (1) tambahan bahan makanan, (2) kebutuhan sehari-hari, (3) bumbu-bumbuan, (4) bahan bangunan, (5) kayu bakar, (6) bahan kerajinan dan (7) keperluan penghuni rumah, seperti refreshing dan lain-lain.

Oleh karena fungsinya yang sangat luas tersebut, maka pekarangan sering di beri julukan, seperti lumbung hidup, warung hidup, apotik hidup, taman sari, ataupun wisma sari. Ahli hidrologi memberinya nama watershed, ahli geografi menamakanya biospher dan ahli sosiologi menganggapnya sebagai usaha keluarga. Kedepanya pekarangan dapat berfungsi lebih yaitu dilakukan penanaman yang monokultur yang pada akhirnya menjadi  kebun buah-buahan, sayur-sayuran dan tanaman hias.

Sayur-sayuran memiliki banyak kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh terutama sayuran-sayuran hijau karena mengandung protein nabati, zat besi, vitamin A,B,C,dan serat. Pekarangan dapat ditanami berbagai macam sayuran yang apabila dapat dikelola dengan baik merupakan sumber pendapatan bagi keluarga. Sayuran yang dapat ditanam dipekarangan adalah : bayam, kacang panjang, kangkung, mentimun, tomat, sawi, pare, bawang daun, labu siam, cabe, selada.

Adapun kriteria tanaman sayuran yang di tanam di pekarangan adalah tanaman yang disesuaikan dengan kondisi daerah , mengetahui cara menanamnya, serta mengetahui cara pemeliharaanya sehingga setiap wilayah memiliki variasi dalam penanamanya.

Cara membuat persemaian tanaman sayuran di pekarangan :

  1. Membuat tempat persemaian sesuai dengan kebutuhan.
  2. Menyediakkan pupuk kandang lebih kurang 1 kg/m2
  3. Mencampur pupuk kandang dan menambah  tanah
  4. Menebar  benih diatas bedengan
  5. Menutup  dengan karung plastik
  6. Membuka tutupan dengan karung plastik setelah berusia 4-5 hari steleh penaburan benih.

Untuk membuat bibit di polybag  bahannya adalah sebagai berikut :

  1. Tanah 1 bagian
  2. Pupuk Kandang ½ bagian
  3. Polybag

Cara Penanaman sayur di pekarangan

  1. Membuat  tempat penanaman (bedengan) sesuai dengan kebutuhan.
  2. Mencangkul  tanah sedalam 20-30 cm dan diratakan.
  3. Menaburkan  pupuk kandang/kompos diatas bedengan sebanyak lebih kurang 1 kg /m2
  4. Menyiram  dengan air sesuai dengan kebutuhan
  5. Menanam di bedengan
  6. Menanam pada pagi hari atau sore hari.

Dengan adanya gerakkan menanam sayur di pekarangan masyarakat dapat mendapatkan sayuran yang bernilai tinggi untuk konsumsi keluarga juga untuk mendapatkan penghasilan tambahan untuk ditabung sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com