Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

300 Teknologi Inovatif
ktt
Tekno Inovatif

Download

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Berita

Berita Lainnya
Mengawali Kegiatan Peningkatkan Indek Pertanaman (IP) Pajale PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Ria Rustiana   
Senin, 04 Maret 2019 13:08


Upaya peningkatan produksi padi melalui optimalisasi lahan sawah tadah hujan terus di lakukan. Di Lombok Tengah Bagian Selatan dan Barat, hamparan lahan sawah tadah hujan cukup luas. Upaya percepatan tanam oleh sebagian besar petani di wilayah tersebut sudah biasa dilakukan melalui sistem budidaya GORA. Sistem tersebut kini membuahkan panen lebih awal. Dengan adanya kondisi demikian sehingga petani  dapat melakukan penanaman padi kedua dengan waktu lebih awal dan memanfaatkan air irigasi yang lebih efisien.

Dukungan inovasi pertanian untuk meningkatkan indek pertanaman di lahan sawah tadah hujan, tim peneliti dan penyuluh telah melakukan identifikasi lokasi kegiatan tersebut. Diawali dengan pertemuan yang dilakukan bersama beberapa petani dari kelompok tani Desa Tenandon Kec. Praya Barat, Kab. Lombok Tengah. Hadir dalam pertemuan tersebut ketua kelompok tani (Pak Fajar) dan beberapa anggotanya.. Kehadiran Tim BPTP NTB  disambut dengan sangat antusias. Banyak informasi  yang diperoleh dari pertemuan tersebut  seperti terungkap bahwa mesin pompa air sangat membantu dalam pelaksanaan kegiatan dilokasi tersebut.

Setelah pertemuan, dilakukan survey kondisi lahan dan tanaman padi gora bersama beberapa petani tim BPTP NTB . Diantara lokasi lahan terdapat embung kecil,  saat ini digunakan untuk menampung air yang hanya digunakan untuk suplemen irigasi lahan sekitar 25 are. Rencananya embung tersebut akan digunakan sebagai penampung air yang sumber airnya akan dipompa dari sungai. Selanjutnya petani mengambil air dari embung tersebut dengan menggunakan mesin pompa yang lebih kecil dimana jarak dari sungai ke embung tersebut sekitar 250 m. Kondisi pertanaman petani juga terlihat cukup bagus secara umum dimana semua hamparan lahan pertanaman padi telah memasuki fase generatif yaitu berbunga. Beberapa pertanaman padi sudah memasuki masak susu namun ada juga pertanaman padi baru memasuki fase berbunga karena petani menanam dengan sistem tanam pindah. Perkiraan panen kemungkinan besar akan dimulai pada pertengahan bulan Maret.

Beberapa hal yang juga segera dilaksanakan bersama kelompok tani adalah pemasangan mesin pompa dan jaringan pipa menuju ke embung tersebut dan kegiatan budidaya untuk MK1 yang akan datang. Dalam rangka itu maka pertemuan dan pendampingan serta workshop kegiatan perlu segera dilakukan dalam rangka meningkatkan produktivitas padi maupun peningkatan IP pada lokasi tersebut. Untuk diketahui bahwa pola tanam pada hamparan lahan tersebut adalah padi-padi/palawjia-bera. Diharapkan adanya kegiatan ini akan mampu meningkatkan produktivitas maupun indek pertanaman lahan menjadi padi-padi-palawija (Ria Rustiana).


 

Video

Joomla Templates by JoomlaVision.com