Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

300 Teknologi Inovatif
Tekno Inovatif
ktt

Download

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Koordinasi Dengan Kepala Desa Dan Pendamping Desa Untuk Keberlanjutan Program #BEKERJA Kabupaten Lombok Tengah PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Luh Gde Astiti   
Senin, 04 Maret 2019 12:55

Program #Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) di Nusa Tenggara Barat dimulai sejak bulan Juni tahun 2018. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan Rumah Tangga Miskin (RTM). RTM diberikan bantuan berupa 50 ekor ayam Kampung Unggul Badan Litbang Pertanian (KUB) yang berumur 1 hari. Disamping anak ayam

KUB juga diberikan bantuan pakan sampai dengan anak ayam berumur 20 minggu, kandang induk buatan lengkap dengan pemanas, tempat pakan dan tempat minum serta kandang pembesaran juga vaksin dan obat-obatan. Jumlah RTM yang menerima bantuan Program #Bekerja ini sebanyak 12.163 KK yang tersebar di 20 Desa Kecamatan Praya Barat dan Praya Timur. Saat ini ayam KUB yang telah didistribusikan berumur antara 7-28 Minggu. Ayam KUB yang telah berumur diatas 20 minggu juga telah dilaporkan bertelur. Telur-telur yang telah dihasilkan digunakan untuk telur konsumsi, dijual untuk menambah penghasilan dan sebagian ditetaskan dengan mesin tetas buatan sendiri atau menggunakan induk ayam kampung lokal.

Koordinasi antara Kepala Desa dan Pendamping Desa dengan tim BPTP NTB di tujukan untuk menyampaikan beberapa informasi dan kebijakan-kebijakan terkait Program #Bekerja tahun 2019 serta exit strategi yang akan dilaksanakan pasca berakhirnya Program #Bekerja ini. Kegiatan ini dibuka oleh Pelaksana Harian Kepala BPTP NTB Dr. Sasongko WR., MSc, dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2019 di Ruang sidang BPTP NTB dan dihadiri oleh sekitar 60 orang dari unsur Kepala Desa, Koordinator Pendamping Desa dan perwakilan Pendamping Desa.

Kepala Desa dan pendamping mengakui bahwa Program ini merupakan Program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, dan merupakan ujian mental bagi masyarakat yang ingin melakukan perubahan pada kehidupan mereka. Hanya saja memang Program ini masih ada kelemahannnya misalnya saja RTM sasaran yang menerima bantuan dirasakan banyak yang tidak tepat sasaran, untuk itu diharapkan koordinasi antara instansi terkait baik Daerah dan Pusat yang menangani masalah RTM lebih diintensifkan lagi.

Rencana exit strategi juga dibahas dalam pertemuan ini dimana masing-masing Desa diharapkan membuat perencanaan pasca berakhirnya Program #Bekerja sehingga program ini tidak berakhir sebatas selesainya Program...Semoga. (Luh Gde Astiti)

 

 

Video

Joomla Templates by JoomlaVision.com