Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

ktt
300 Teknologi Inovatif
Tekno Inovatif

Download

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Kunjungan Mantri Tani Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh M.F. Matenggomena dan Nurul Agustini   
Rabu, 08 Agustus 2018 07:35

Tiga puluh  Mantri Tani bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan berkunjung ke BPTP Balitbangtan NTB   Rabu 18/07/2018. Kunjungan dilaksanakan dalam rangka medapatkan informasi Inovasi Teknologi Pertanian hasil pengkajian Balai. Kedatangannya diterima langsung oleh Kepala BPTP Balitbangtan NTB  DR.Ir.M. Saleh Mokhtar MP di ruang sidang  .

Dalam Sambutannya  Kepala Balai menyampaikan tentang peran BPTP Balitbangtan NTB sebagai Unit Pelaksanan Teknis Kementerian Pertanian yang diberi mandat melakukan pengkajian teknologi spesifik lokasi dan mendiseminasikan kepada petani baik melalui pendampingan maupun kegiatan seperti sekolah lapang kaji terap bersama UPTD setempat.  Selain itu peragaan teknologi disajikan di kebun percobaan, vistor plot lahan sempit dan Taman Agro Inovasi pertanian sebagai wahana kunjungan bagi  masyarakat yang memerlukan infomasi inovasi teknologi hasil pengkajian.

Teknologi  yang dikembangkan oleh BPTP Balitbangtan NTB guna mendukung peningkatan produktivitas padi dilaksanakan melalui bentuk kegiatan diseminasikan seperti  Jarwo Super   menggunakan benih unggul Inpari 32 sebagai pengganti varietas Ciliwung yang disukai petani terutama di wilayah pulau Lombok. Varietas   Inpari  32 sudah diperbanyak oleh Uint Pelayanan Benih Sumber (UPBS). Rendahnya produktivitas padi di NTB tahun 2017 (data BPS)  mencapai 5,1 ton/ha dari target  5,7 hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita untuk meningkatkan produktivitas. Kami telah berupaya meningkatkan produktivitas padi hingga mencapai 7-9 ton/ha pada beberapa lokasi Demplot dan Demfarm. Untuk Komuditas jagung telah mencapai produktivitas yang tinggi  yaitu 7,5 ton/ha dan telah diekspor sekitar 200 ribu ton. “Ayam KUB juga menjadi program unggulan BPTP Balitbangtan NTB karena banyaknya permintaan ayam kampung sebagai  bahan kuliner ayam taliwang”, tambah Saleh Mokhtar.

Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Ir.H M. Fachri MP mengungkapkan bahwa Kabupaten  Banjar merupakan sentra produksi pangan yang banyak dikembangkan di lahan sawah rawa lebak dan pasang surut. Adanya alih fungsi lahan seluas 10 ribu hektar menjadi tantangan bagi pembangunan pertanian di Kabupten Banjar sehingga kesulitan membuka sawah baru. Salah satu strategi untuk mengembangkan  pertanian yaitu dengan intesifikasi pertanian.

Masyarakat Banjar masih banyak yang menanam padi lokal  dengan masa panen 9 bulan dengan produktivitas 3,5 ton/ha dengan masa tanam hanya1 kali setahun. Salah satu program intesifikasi  adalah penanaman padi jajar legowo “sekali mawiwit 2 kali panen” artinya  tanam jajar legowo  2 kali tanam dengan cara padi lokal dan unggul disemai secara bersamaan sehingga  panennya 2 kali. Padi  unggul ditanam dan dipanen lebih dulu, setelah padi unggul dipanen baru padi lokal ditanam dari tempat persemaian jadi bisa mendapatkan IP 80% padi unggul dan 100% padi  lokal. Hal tersebut dilakukan pada MH bulan Oktober-Maret,. .

Acara kunjungan dirangkaikan dengan pemaparan materi  hasil pengkajian dan diseminasi inovasi teknologi pertanian komidatas strategis Kementerian Pertanian  oleh peneliti BPTP Balitbangtan NTB. Acara diakhiri dengan  kunjungan peserta di UPBS, KP visitor plot aneka tanaman dan ternak. (M.F. Matenggomena dan Nurul Agustini)

 

Video

Joomla Templates by JoomlaVision.com