Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

Tekno Inovatif
ktt
300 Teknologi Inovatif

Download

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Berita

Berita Lainnya
Bimtek Pasca Panen Kedelai Di Kabupaten Lombok Tengah PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh M.F Matenggomena   
Senin, 23 Juli 2018 06:29

Peningkatan kapasitas bagi calon produsen benih sangat penting dalam proses panen dan  pasca panen  benih kedelai  untuk memenuhi kebutuhan benih di suatu wilayah/desa sehingga desa tersebut menjadi mandiri. Kegiatan peningkatan kapasitas dilaksanakan  oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Balitbangtan NTB malalui Bimbingan Teknis panen dan pasca panen perbenihan kedelai pada  Bulan Mei tahun 2018 di Desa Segala Anyar Kecamatan Pujut  Kabupaten Lombok Tengah yang dihadiri oleh 30 orang calon produsen benih kedelai. Kegiatan dirangkai dengan panen pada lahan Sekolah Lapang Desa Mandiri benih.

Penyuluh BPTP Baltbangtan NTB Darwis, SP sebagai narasumber Bimtek menjelaskan bahwa salah satu faktor penting yang dapat menentukan meningkatnya produktivitas kedelai yaitu penanganan panen dan pasca panen. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses panen calon benih kedelai  antara lain  umur panen, penjemuran, pengupasan kulit (Therasher), pembersihan biji, dan penyimpanan.

Lebih lanjut  Darwis  menuturkan panen kedelai hendaknya dilakukan pada saat mutu benih mencapai maksimal, yang ditandai dengan ± 95% polong telah berwarna cokelat atau kehitaman dan daun pada tanaman sudah rontok, berangkas kedelai hasil panen langsung dikeringkan di bawah sinar matahari hingga mencapai kadar air 14%. Pada saat perontokan dengan power theraser harus dilakukan secara hati-hati untuk menghindari benih pecah, rusak dan tidak normal. Benih yang telah dirontok disortir untuk mendapatkan  benih berukuran seragam dan dijemur menggunakan tarpal dan dibalik setiap 2-3 jam setalah itu dikemas  dalam plastik bening kedap udara, kemudian disimpan dalam ruangan beralas tarpal.

Penanggung jawab kegiatan sekolah lapang Desa mandiri benih,  Nani Herawati SP, MSi menyampaikan bahwa salah satu kegiatan BPTP Balitangtan NTB tahun 2018 untuk  mendukung peningkatan produksi pangan strategis nasional dengan menyediakan dan mendisemininasikan rekomendasi teknologi spesifik lokasi. Proses diseminasi hasil pengkajian  teknologi spesifik lokasi agar dapat diadopsi oleh petani, diimplementasikan dalam bentuk sekolah lapang yang lebih dinamis dan partsipatif, dimana petani terlibat langsung sejak perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pengembangannya. (M.F Matenggomena)

 

Video

Joomla Templates by JoomlaVision.com