Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

300 Teknologi Inovatif
ktt
Tekno Inovatif

Download

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Analisis Emisi Dan Serapan Gas Rumah Kaca (GRK) Sektor Kehutanan (Perubahan Penggunaan Lahan) Di Provinsi NTB PDF Cetak E-mail
Oleh Ahmad Suriadi dan Bambang Hari Kusumo   

Komitmen Indonesia akan permasalahan perubahan iklim pada pertemuan G-20 di Pittsburgh, Amerika Serikat tahun 2009 diwujudkan dengan Rencaran Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAN-GRK). Sektor kehutanan dan alih fungsi lahan merupakan salah satu penyumbang emisi GRK yang cukup signifikan.Namun demikian seberapa besar sektor sektor ini menyumbangkan emisi GRK di NTB masih perlu dianalisis. Tujuan percobaan ini adalah untuk menganalisis sumbangan sektor kehutanan termasuk alih fungsi lahan terhadap emisi GRK di NTB.Perhitungan emisi GRK sektor kehutanan/perubahan penggunaan lahan dari tahun 2006- 2010 mengacu pada IPCC 2006. Hasil perhitungan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil analisis menunjukkan sektor kehutanan memberikan sumbangan emisi GRK sebesar 1.747.754 ton CO2 e/tahun sedangkan penyerapan (sequestration) CO2 sebesar 258.499 ton/tahun sehingga total emisi GRK perubahan penggunaan lahan di NTB sebesar 1.489.255 ton CO2e/tahun. Sumbangan emisi GRK yang paling banyak diperoleh dari perubahan penggunaan lahan dari hutan lahan kering primer ke hutan lahan kering sekunder yaitu sebesar 992.355 ton CO2e/tahun. Diprediksikan bahwa pada tahun 2021, sumbangan emisi GRK sektor perubahan penggunaan lahan di NTB dapat mencapai 22.338.825 ton CO2e/tahun.Namun demikian, emisi GRK tersebut dapat ditekan dengan adanya upaya mitigasi dan adaptasi di sektor kehutanan.

Kata kunci: Emisi dan serapan GRK, kehutanan, mitigasi, NTB

+ Selengkapnya...

 

Video

Joomla Templates by JoomlaVision.com