Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

ktt
300 Teknologi Inovatif
Tekno Inovatif

Download

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Peluang Kelembagaan Kandang Kolektif Sebagai Basis Pengembangan Usaha Agribisnis Pembibitan Sapi Bali Di Nusa Tenggara Barat PDF Cetak E-mail
Oleh K. Puspadi, Yohanes G. Bulu, A. Muzani, dan Mashur   

Abstrak

Pengembangan peternakan di NTB terutama dalam upaya peningkatan produksi sapi Bali belum dilakukan secara maksimal. Penurunan populasi sapi Bali yang drastis terjadi pada tahun 2000, selanjutnya dari tahun 2001 – 2003 mengalami peningkatan populasi sapi Bali yang relatif kecil. Namun selama jangka waktu yang sama cenderung terjadi peningkatan pengeluaran sapi bibit ke luar NTB, sehingga dikuatirkan akan terjadi penurunan kualitas sapi Bali. Kelembagaan kandang kolektif yang berkembang di NTB belum dimanfaatkan secara optimal untuk memproduksi sapi bibit yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi, peluang, dinamika dan peranan kelembagaan kandang kolektif dalam pengembangan usaha agribisnis pembibitan sapi Bali. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2004 dengan menggunakan pendekatan survei. Populasi yang menjadi sasaran dalam penelitian adalah kelompok kandang kolektif yang tersebar di 4 (empat) kabupaten di NTB. Hasil penelitian menunjukkan 37,5% pembentukan kandang kolektif atas inisiati masayarakat dan untuk meningkatkan posisi tawar menawar 12,5%. Dari sejumlah kelompok kandang kolektif tercatat  68,4% memiliki pengurus/organisasi dengan tingkat keaktifan kelompok 64,4%. Peranan kandang kolektif sebagai basis pengembangan usaha pembibitan sapi Bali relatif rendah, sementara potensi populasi sapi induk, jantan, dan bakalan serta pedet yang dipelihara dalam 320 kandang kolektif cukup besar yaitu mencapai 19.409 ekor. Dari jumlah populasi tersebut dapat menghasilkan bahan kompos 8.124.000 ton/bulan sehingga dapat menyediakan pupuk organik untuk lahan seluas 1.624.800 ha. Keragaan populasi sapi Bali dalam kandang kolektif, keberadaan organisasi dan keaktifan kelompok serta aturan-aturan kelompok merupakan potensi dan sumberdaya sosial kapital yang dapat dimanfaatkan dalam pemberdayaan kelembagaan kandang kolektif untuk pengembangan usaha agribisnis pembibitan sapi Bali di NTB.

Kata kunci: Peluang, Kelembagaan Kandang Kolektif, Usaha Agribisnis, Pembibitan Sapi Bali.

+ Selengkapnya...

 

Video

Joomla Templates by JoomlaVision.com